Rencana untuk menggelar pertarungan besar antara Anthony Joshua dan Tyson Fury di Las Vegas, Amerika Serikat, semakin menguat. Isu ini memicu reaksi negatif dari Carl Froch, seorang legenda tinju asal Inggris.
Pertarungan antara Joshua dan Fury telah lama ditunggu oleh publik selama lebih dari sepuluh tahun. Duel ini akan mempertemukan dua petinju terkemuka di generasinya sekaligus mantan juara dunia kelas berat yang dikenal luas, dan dianggap sebagai salah satu pertarungan terbesar dalam sejarah tinju Inggris. Oleh karena itu, banyak penggemar berpendapat bahwa pertarungan ini seharusnya diadakan di tanah Britania, bukan di luar negeri.
Jadwal Pertarungan Pemanasan
Sebelum pertarungan utama, keduanya masih harus menyelesaikan laga pemanasan. Joshua dijadwalkan untuk kembali bertanding pada akhir Juli melawan Kristian Prenga, yang akan menjadi penampilan pertamanya setelah kemenangan KO atas Jake Paul pada bulan Desember lalu. Sementara itu, Fury akan lebih dulu menghadapi Mariusz Wach sehari sebelumnya. Pertandingan ini menjadi pemanasan bagi keduanya setelah Fury meraih kemenangan atas Arlsandbek Makmudov pada bulan April, yang merupakan pertarungan pertamanya setelah masa pensiun yang panjang.
Pendapat Froch tentang Lokasi Pertarungan
Carl Froch, mantan juara dunia kelas menengah super, secara terbuka menolak rencana untuk menggelar pertarungan di Amerika Serikat. Ia berpendapat bahwa duel antara dua petinju Inggris seharusnya berlangsung di negara asal mereka. Froch menyatakan bahwa sulit untuk menerima alasan pemindahan lokasi pertarungan, kecuali jika alasan tersebut murni finansial. Ia menegaskan bahwa kedua petinju sudah memiliki kekayaan yang cukup, dengan total penghasilan lebih dari 100 juta, sehingga faktor tambahan pendapatan tidak seharusnya menjadi pertimbangan utama.
Froch juga menekankan pentingnya menghormati para penggemar yang telah setia mendukung Joshua dan Fury sejak awal karier mereka, termasuk saat mengalami kekalahan, kehilangan gelar, dan berjuang untuk bangkit kembali. Mengingat skala pertarungan ini, duel Joshua melawan Fury tentunya memerlukan stadion sebagai tempat penyelenggaraan. Promotor Eddie Hearn sebelumnya menyatakan bahwa berdasarkan kontrak, pertarungan tersebut harus dilaksanakan di Inggris, dan hanya bisa dipindahkan ke Amerika Serikat jika disetujui oleh tim Joshua.