LeBron James, yang dikenal sebagai salah satu atlet dengan pendapatan tertinggi di dunia, telah membuat langkah yang mengejutkan dengan memutuskan untuk tetap tinggal di New York meskipun saat ini ia bermain untuk Philadelphia 76ers. Keputusan ini mengharuskan LeBron untuk melakukan perjalanan pulang-pergi setiap hari sepanjang musim, meskipun jarak antara New York dan Philadelphia hanya sekitar 150 kilometer.
Jadwal yang padat dalam kompetisi NBA menjadi tantangan tersendiri bagi LeBron. Untuk mengatasi masalah perjalanan ini, ia mempertimbangkan opsi paling efisien yaitu menggunakan helikopter atau jet pribadi. Dengan cara ini, LeBron dapat memastikan bahwa ia tiba tepat waktu untuk latihan dan pertandingan.
Biaya Transportasi yang Tinggi
Berbagai laporan menyebutkan bahwa penggunaan layanan transportasi premium ini dapat menghabiskan biaya lebih dari 800 ribu Dolar AS per tahun, yang setara dengan sekitar Rp13 miliar. Angka tersebut belum termasuk biaya tambahan seperti keamanan pribadi dan pengaturan logistik. Namun, mengingat kekayaan LeBron yang luar biasa, biaya tersebut tampaknya tidak menjadi masalah besar baginya.
LeBron James telah membangun karier yang cemerlang dan menjadi ikon NBA selama lebih dari dua dekade. Ia dikenal memiliki kombinasi pendapatan yang sangat mengesankan dari gaji dan kontrak sponsor. Forbes memperkirakan kekayaannya dapat mencapai 1,4 miliar Dolar AS pada tahun 2026, menjadikannya sebagai atlet dengan bayaran tertinggi keempat tahun ini.
Menjaga Kenyamanan Keluarga
Keputusan LeBron untuk tetap tinggal di New York dianggap sebagai langkah untuk menjaga kenyamanan keluarganya. Meskipun demikian, ia hanya menandatangani kontrak minimum veteran senilai 8 juta Dolar AS dengan Sixers selama dua tahun. Tinggal di luar Philadelphia saat bermain untuk Sixers bukanlah hal baru; sebelumnya, pelatih Lakers JJ Redick dan Wilt Chamberlain juga pernah melakukan hal serupa, meskipun mereka menggunakan jalur darat.
Apabila LeBron menjalani rutinitas ini sepanjang musim, ia akan menjadi salah satu pemain dengan pola komuter paling unik dalam sejarah NBA. Fokus utamanya tetap untuk membantu Sixers meraih gelar bersama rekan-rekannya, Jaylen Brown, Joel Embiid, dan Tyrese Maxey.