Pemain basket berdarah Prancis, Sylvain Francisco, telah menemukan klub baru untuk musim mendatang setelah resmi meninggalkan ASVEL dan bergabung dengan Panathinaikos. Francisco sebelumnya menandatangani kontrak selama tiga tahun dengan ASVEL pada akhir Juni, yang dianggap sebagai langkah bersejarah bagi klub tersebut. Namun, masalah keuangan yang dihadapi ASVEL memaksa mereka untuk menerima tawaran dari Panathinaikos.
Musim lalu, Francisco menunjukkan performa yang mengesankan bersama Zalgiris Kaunas dan diperkirakan akan menjadi salah satu pemain kunci dalam proyek ambisius ASVEL di bawah arahan pelatih Tony Parker. Namun, ia kini akan bermain di bawah pelatih Zeljko Obradovic, yang dikenal sebagai pelatih dengan rekor kemenangan terbanyak dalam sejarah EuroLeague, untuk tim juara tujuh kali, Panathinaikos.
Performa Mengesankan di EuroLeague
Selama musim lalu, Francisco mencatatkan rata-rata 16,5 poin, 6,5 assist, dan 1,0 steal dalam 42 pertandingan EuroLeague. Ia berhasil menempati urutan kedua dalam kategori assist, ketujuh dalam mencetak poin, dan ke-17 dalam steal. Rata-rata Performance Index Rating (PIR) sebesar 19,2 yang ia raih menempatkannya di posisi keempat terbaik dalam kompetisi tersebut.
Keuntungan bagi Panathinaikos
Kedatangan Francisco di Panathinaikos tentu menjadi keuntungan besar bagi tim tersebut dalam upaya mereka untuk mencapai hasil yang lebih baik di musim depan. Dengan pengalaman dan kemampuannya dalam mengolah bola, serta usianya yang kini 28 tahun, Francisco berada dalam masa puncak kariernya.