Pebalap dari tim Aprilia, Marco Bezzecchi, sukses menjadi pemenang dalam balapan MotoGP Mandalika 2026 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu siang, 11 Oktober 2026. Bezzecchi menyelesaikan balapan dengan waktu 40 menit 46,582 detik, mengungguli Raul Fernandez dari SuperFile Trackhouse yang berada di posisi kedua, serta Jorge Martin yang menempati peringkat ketiga.
Kemenangan ini menjadi yang kelima bagi Bezzecchi di tahun ini, setelah sebelumnya ia meraih kemenangan di Mugello. Bezzecchi mengungkapkan bahwa momen ini sangat berarti baginya, terutama setelah mengalami kecelakaan sehari sebelum balapan utama. Ia sempat merasa pesimis mengenai kemampuannya untuk bersaing setelah insiden tersebut.
Kebahagiaan Bezzecchi di Podium
Marco Bezzecchi merasa sangat senang bisa meraih kemenangan di MotoGP Mandalika 2026, meskipun perjalanan menuju kemenangan tidaklah mudah. Pada sesi sprint race yang diadakan pada Sabtu, 10 Oktober 2026, Bezzecchi terlibat insiden dengan Raul Fernandez yang membuatnya meragukan kemampuan untuk bersaing di balapan utama. Ia mengatakan, "Saya merasa baik, bahagia. Setelah awal yang bagus, datang periode yang panjang dan sulit setelah cedera."
Bezzecchi menjelaskan bahwa meskipun awalnya balapan berjalan lancar, ia mengalami kesulitan untuk tetap kompetitif di posisi terdepan. Ia juga menyoroti pentingnya ketenangan dan kontrol diri dalam meraih kemenangan. "Untungnya, hari ini kecepatan saya sangat bagus... Saya berhasil mengendalikan diri dengan baik saat berada di belakang Raúl, tetapi saya tahu bahwa pada akhirnya saya bisa mendapatkan sesuatu yang lebih," ujarnya.
Menatap Kejuaraan yang Masih Panjang
Walaupun Bezzecchi berhasil meraih kemenangan, ia enggan membahas target juara di MotoGP 2026. Dengan tambahan poin dari kemenangan ini, Bezzecchi masih berada di posisi ketiga klasemen, tertinggal 46 poin dari Jorge Martin yang memimpin. "Kemenangan ini tentu membantu, tetapi saya masih jauh tertinggal. Saya datang ke sini dengan mengetahui bahwa saya bisa cepat dan merebut poin. Tetapi kemarin dunia saya runtuh," jelasnya.
Bezzecchi juga memberikan komentar mengenai insiden yang terjadi di sprint race, menyatakan bahwa hal tersebut adalah bagian dari balapan. "Itu adalah insiden balap, hal itu bisa terjadi. Tetapi apa yang Anda lakukan setelahnya? Apakah Anda menangis dan tidak balapan pada hari Minggu, atau Anda mencoba melakukan yang terbaik? Pada akhirnya, itulah yang saya lakukan, dan saya tahu bahwa, mengingat kerja keras yang telah kami lakukan, itu mungkin," tambahnya.
Dengan semangat yang tinggi, Bezzecchi bertekad untuk terus berjuang dan memberikan yang terbaik di sisa musim ini. "Pada titik ini, tidak banyak balapan tersisa; Kejuaraan Dunia mungkin lebih banyak yang hilang daripada yang dimenangkan. Tetapi itu tidak mengubah cara berpikir saya atau cara saya bekerja dengan tim," pungkasnya.