Maverick Vinales kini merasakan peningkatan energi setelah menjalani operasi untuk mengatasi masalah pada bahu kirinya. Meskipun demikian, pembalap dari tim Tech3 KTM ini belum bisa memastikan waktu yang tepat untuk kembali ke kondisi 100%.
Operasi yang dilakukannya bertujuan untuk mengangkat sekrup yang mengganggu di bahunya, yang telah memengaruhi performanya di awal musim MotoGP. Vinales terpaksa absen dari beberapa balapan di Austin, Jerez, dan Le Mans sebagai bagian dari proses pemulihan setelah mengalami kecelakaan saat kualifikasi di GP Jerman pada bulan Juli lalu. Menjelang balapan di Grand Prix Spanyol akhir pekan ini, Vinales menyatakan bahwa keputusan untuk menjalani operasi di tengah musim adalah langkah yang tepat.
Proses Pemulihan yang Intensif
Setelah menjalani operasi, Vinales melakukan pemulihan intensif di Red Bull APC Centre yang terletak di Austria. Ia mengungkapkan bahwa otot dan kekuatan fisiknya telah kembali, meskipun masih terdapat beberapa batasan. “Dalam hal mobilitas, iya. Dalam hal kekuatan, saya banyak bekerja selama musim dingin,” ujarnya. Vinales juga telah melakukan uji coba motor supermoto untuk mempersiapkan kembalinya ke lintasan dan merasakan adanya perbedaan yang signifikan.
Masa Depan yang Tidak Pasti di KTM
Di tengah proses pemulihannya, masa depan Vinales di tim KTM menjadi perhatian banyak pihak. Sebelum musim dimulai, KTM sempat mempertimbangkan Vinales sebagai pengganti Pedro Acosta. Namun, cedera yang dialaminya dan awal musim yang sulit membuat rencana tersebut berubah. Kini, Fabio di Giannantonio disebut-sebut akan mengambil posisi yang awalnya direncanakan untuk Vinales.
Walaupun demikian, Vinales masih terikat kontrak dengan KTM selama satu tahun ke depan dan menekankan pentingnya pemulihan penuh untuk memastikan kelanjutan kariernya di tim tersebut. “Hubungan kami dengan KTM sangat baik, terutama dengan Aki Ajo,” tuturnya. Dengan fokus pada pemulihan, Vinales berharap dapat segera kembali menunjukkan performa terbaiknya di lintasan.