Logo
Sepakbola

Mbappe Klarifikasi Kontroversi Mengenai Kaus Ceuta

Kylian Mbappe memberikan penjelasan terkait kontroversi yang muncul setelah ia menggulung kaus dukungan untuk Ceuta sebelum pertandingan antara Elche dan Real Madrid. Ia menegaskan bahwa tindakan ters...

E
Eko Prasetyo
17 September 2026 34 pembaca
Foto: REUTERS/Omar Arnau Cerezo
Foto: REUTERS/Omar Arnau Cerezo

Kylian Mbappe telah menjelaskan mengenai kontroversi yang terjadi akibat tindakannya menggulung kaus dukungan untuk Ceuta sebelum pertandingan antara Elche dan Real Madrid. Dalam penjelasannya, Mbappe menegaskan bahwa ia tetap memiliki simpati yang mendalam terhadap warga Ceuta dan para korban.

Mbappe, bersama Vinicius Junior dan Ibrahima Konate, menjadi sorotan menjelang laga yang berlangsung pada Selasa (15/9/2026) di LaLiga. Ketiga pemain ini terlihat menggulung kaus yang diberikan kepada mereka, sehingga pesan yang tertera di bagian depan kaus tersebut tidak terlihat dengan jelas. Kaus itu memuat tulisan "We're all from Ceuta" dan disiapkan sebagai bentuk solidaritas terhadap Ceuta. Sebelumnya, LaLiga, Elche, dan Real Madrid telah menyetujui penggunaan kaus tersebut sebelum pertandingan dimulai. Tindakan mereka kemudian menarik perhatian media di Spanyol serta di platform media sosial.

Penjelasan Mbappe

Mbappe memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai tindakannya dalam sebuah wawancara dengan Diario AS pada Rabu (16/9) waktu setempat. Ia menekankan bahwa menggulung kaus tersebut bukanlah sebuah penolakan terhadap solidaritas kepada Ceuta. "Saya ingin menjelaskan ini dengan jelas, agar orang-orang mengerti. Itu adalah keputusan klub, untuk mengenakan kaus tersebut. Kami sebagai pemain harus memakainya. Hal pertama yang ingin saya katakan adalah saya sepenuhnya bersolidaritas dengan Ceuta dan semua korban, karena sebelum menjadi pemain, saya adalah manusia," ungkapnya.

Dukungan untuk Para Migran

Selain itu, Mbappe juga ingin mengekspresikan dukungannya kepada para migran yang mengalami kesulitan dan kehilangan nyawa. Ia menjelaskan, "Tetapi saya juga ingin mengakui dan menunjukkan dukungan kepada semua migran yang kehilangan nyawa dan mereka yang menghadapi kondisi sulit. Ini adalah posisi yang sulit, karena orang mungkin berpikir saya menentang warga Ceuta, tetapi tidak, sama sekali tidak. Saya tidak punya masalah dengan mereka dan saya sepenuhnya mendukung mereka dalam pikiran saya. Namun, saya juga ingin mengakui semua orang yang sedang menderita."

Mbappe menegaskan bahwa ia tidak ingin menunjukkan solidaritas kepada satu kelompok dengan mengabaikan penderitaan kelompok lainnya. "Pada akhirnya, saya manusia, dan saya tidak ingin memprioritaskan satu bentuk penderitaan dibandingkan penderitaan lainnya. Ada orang-orang yang menderita, dan itu sangat membuat saya sedih melihatnya di dunia. Saya adalah seseorang yang menginginkan yang terbaik untuk dunia kita. Saya ingin menyampaikan pesan positif dan perdamaian, dan saya berharap ini segera terselesaikan."

Artikel Terkait