Logo
Moto GP

Nicolo Bulega Bergabung dengan VR46, Kontrak 1+1 Tahun Berbeda dengan Toprak

Nicolo Bulega akan memulai karier barunya di MotoGP 2027 bersama tim VR46 dengan kontrak 1+1 tahun, berbeda dengan rivalnya Toprak Razgatlioglu yang mendapatkan kontrak dua musim.

A
Arya Satya
28 July 2026 4 pembaca
Nicolo Bulega dan Toprak Razgatlioglu
Nicolo Bulega dan Toprak Razgatlioglu

Nicolo Bulega akan memulai perjalanan baru di ajang MotoGP pada tahun 2027 dengan bergabung bersama tim VR46. Kontrak yang ditawarkan kepada pembalap Ducati ini tidak sebaik kesepakatan yang diterima oleh rivalnya di World Superbike, Toprak Razgatlioglu.

Bulega diperkirakan akan menandatangani kontrak berdurasi satu tahun dengan opsi perpanjangan selama satu tahun lagi. Dengan demikian, kesepakatan ini akan berlaku untuk musim 2027 dan ada kemungkinan untuk diperpanjang hingga 2028. Hal ini berbeda dengan Toprak yang saat pindah dari World Superbike ke MotoGP pada tahun 2026 langsung mendapatkan kontrak selama dua musim dengan tim Pramac.

Persaingan yang Menarik

Perbedaan kontrak ini cukup menarik mengingat Bulega dan Toprak memiliki sejarah persaingan yang panjang di World Superbike. Keduanya bersaing ketat dalam perebutan gelar pada tahun 2024 dan 2025, di mana Bulega selalu menempati posisi kedua di belakang Toprak. Namun, setelah Toprak meninggalkan World Superbike, Bulega justru menunjukkan performa yang sangat dominan. Hingga pertengahan musim 2026, ia telah meraih kemenangan dalam 23 dari 24 balapan yang diikuti.

Peluang dan Tantangan di MotoGP

Performa mengesankan Bulega membuatnya semakin diperhitungkan untuk naik ke MotoGP. Ia bahkan sempat tampil dalam dua balapan bersama Ducati pada akhir musim 2025 sebagai pengganti Marc Marquez. Pada tahun 2027, Bulega akan bergabung dengan VR46 dan berkolaborasi dengan Fermin Aldeguer, yang juga merupakan tim yang pernah membimbingnya di level junior.

Namun, dengan kontrak 1+1, Bulega dituntut untuk segera membuktikan kemampuannya. VR46 memiliki opsi untuk melanjutkan kerja sama hingga 2028, sehingga performanya sebagai pembalap rookie akan menjadi faktor penentu. Perubahan regulasi di MotoGP pada tahun 2027, di mana kapasitas mesin akan turun dari 1.000 cc menjadi 850 cc dan Michelin akan digantikan oleh Pirelli sebagai pemasok ban, dapat memberikan keuntungan bagi Bulega. Pengalamannya menggunakan ban Pirelli di World Superbike selama bertahun-tahun bisa menjadi modal berharga.

Meski demikian, tekanan tetap tinggi. Nicolo Bulega tidak hanya harus beradaptasi dengan motor MotoGP, tetapi juga membuktikan bahwa dominasinya di World Superbike dapat diterjemahkan ke tingkat tertinggi balap motor dunia. Jika ia mampu tampil konsisten, opsi perpanjangan kontrak hingga 2028 bisa menjadi miliknya. Sebaliknya, jika hasil yang didapat tidak sesuai harapan, VR46 memiliki kesempatan untuk mengevaluasi masa depan pembalap asal Italia tersebut setelah musim debutnya.

Artikel Terkait