Manny Pacquiao mengemukakan pendapatnya tentang duel imajiner antara Oscar De La Hoya dan Ryan Garcia, dengan menyatakan bahwa De La Hoya pada masa puncaknya akan keluar sebagai pemenang. Pacquiao, yang merupakan legenda tinju dan satu-satunya juara dunia di delapan divisi, masih aktif bertanding meskipun usianya telah lebih dari 40 tahun. Pertandingan terakhirnya berlangsung pada Juli tahun lalu, di mana ia berhasil menahan imbang juara dunia saat itu, Mario Barrios, dalam sebuah laga yang mendapat banyak pujian.
Nama Pacquiao juga sempat muncul dalam pembicaraan mengenai kemungkinan duel ulang melawan Floyd Mayweather, yang direncanakan tayang di Netflix pada bulan September. Namun, hingga saat ini, belum ada kepastian apakah pertarungan tersebut akan menjadi resmi atau hanya sebuah ekshibisi, sehingga statusnya masih belum jelas.
Rekam Jejak De La Hoya dan Garcia
Dalam konteks perbandingan antara keduanya, De La Hoya memiliki catatan yang sangat mengesankan. Ia mengalami kekalahan dari Mayweather pada tahun 2007 dalam perebutan gelar WBC di kelas menengah ringan, sebelum akhirnya mengakhiri kariernya setahun kemudian setelah kalah dari Pacquiao. Sepanjang kariernya, “The Golden Boy” mencatatkan 39 kemenangan dari 45 pertarungan dan meraih 11 gelar dunia di enam kelas yang berbeda, termasuk tiga gelar lineal.
Sementara itu, Ryan Garcia, yang kini berusia 27 tahun dan berasal dari California, merupakan juara dunia WBC di kelas welter setelah mengalahkan Barrios dengan keputusan angka pada bulan Februari. Meskipun dipromotori oleh Golden Boy Promotions milik De La Hoya dan memiliki popularitas yang luas, prestasinya belum menyamai pencapaian seniornya. Garcia juga pernah menjadi sorotan setelah kemenangannya melawan Devin Haney dibatalkan menjadi no-contest akibat hasil tes positif penggunaan zat terlarang.
Pandangan Pacquiao tentang Pertarungan
Ketika ditanya mengenai siapa yang akan menang jika De La Hoya dan Garcia bertarung, Pacquiao menjawab singkat, “Oscar De La Hoya di masa jayanya.” Di sisi lain, Garcia juga merupakan salah satu petinju yang ditantang oleh Conor Benn dalam usahanya untuk mendapatkan kesempatan merebut gelar dunia pertamanya, dengan kabar bahwa pertarungan antara keduanya akan digelar pada akhir tahun ini.