Pembalap KTM, Pedro Acosta, menyatakan bahwa Marc Marquez dan Valentino Rossi berada pada tingkat yang sama sebagai dua pembalap terhebat dalam sejarah MotoGP. Namun, ia berpendapat bahwa Rossi lebih unggul dalam menarik perhatian publik, sementara Marquez lebih dikenal melalui prestasi yang diraihnya di lintasan balap.
Rivalitas Ikonik di MotoGP
Persaingan antara Valentino Rossi dan Marc Marquez merupakan salah satu rivalitas paling terkenal dalam sejarah MotoGP. Meskipun Rossi telah pensiun, hubungan mereka tetap menjadi topik hangat, terutama setelah insiden yang terjadi di Sirkuit Sepang pada tahun 2015. Dalam sebuah wawancara dengan media Spanyol, AS, Acosta memberikan pandangannya mengenai kedua legenda ini. Ia menilai bahwa Marquez dan Rossi memiliki kualitas yang setara.
"Dia sejajar dengan Rossi. Mereka adalah dua pembalap terbaik dalam sejarah. Saya menempatkan keduanya di level yang sama," ungkap Acosta saat ditanya tentang posisi Marquez dibandingkan Rossi.
Pengaruh Berbeda di Dunia Balap
Acosta melanjutkan dengan menjelaskan bahwa meskipun keduanya memiliki pengaruh yang berbeda terhadap dunia balap, Marquez lebih banyak menunjukkan kemampuannya melalui prestasi di lintasan. "Pada akhirnya, Marc telah meraih banyak hal di lintasan, sementara Valentino meraih banyak hal di media. Valentino mampu menarik perhatian penonton ke mana pun dia pergi. Dia juga berkarier pada era yang cukup berbeda," jelas Acosta.
Ia juga mengakui bahwa Marquez telah bersaing melawan banyak pembalap hebat selama kariernya, termasuk Dani Pedrosa, Jorge Lorenzo, dan Rossi. Menurut Acosta, Marquez berhasil mengalahkan para rival tersebut dan membuktikan kualitasnya melalui persaingan langsung. Oleh karena itu, pencapaian Marquez di lintasan dianggap sangat menonjol, bahkan mungkin lebih dari pengaruhnya di luar arena balap.
Pada tahun 2027, Pedro Acosta akan menghadapi tantangan baru di MotoGP dengan bergabung bersama tim pabrikan Ducati dan menjadi rekan setim Marquez. Kepindahan ini membuka kesempatan bagi keduanya untuk bersaing menggunakan motor yang sama. Acosta mengungkapkan rasa hormatnya terhadap Marquez, tetapi ia juga ingin membuktikan kemampuannya dengan mengalahkan juara dunia delapan kali tersebut dengan motor yang sama.
Situasi ini mengingatkan pada masa ketika Valentino Rossi berbagi garasi Yamaha dengan Lorenzo, di mana persaingan antara dua pembalap berbakat tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah MotoGP.