Logo
Sepakbola

Peningkatan Peringkat Ganda Putra Indonesia Usai Raih Emas di Asian Games 2026

Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, ganda putra Indonesia, mengalami lonjakan signifikan dalam peringkat BWF setelah sukses meraih medali emas di Asian Games 2026. Keberhasilan ini menjadi langkah...

A
Atha Aziz
06 October 2026 25 pembaca
kompas.com Sumber: kompas.com
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berselebrasi usai memenangi partai final ganda putra bulu tangkis Asian Games 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Selasa (29/9/2026).(Dok. NOC Indonesia)
Pebulu tangkis ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, berselebrasi usai memenangi partai final ganda putra bulu tangkis Asian Games 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Selasa (29/9/2026).(Dok. NOC Indonesia)

Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, baru-baru ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam peringkat BWF setelah berhasil meraih medali emas di Asian Games 2026. Keberhasilan mereka di cabang bulu tangkis ini menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peringkat mereka naik.

Leo dan Daniel berhasil menyumbangkan dua medali emas untuk Indonesia, satu dari sektor ganda putra dan satu lagi dari beregu putra. Pencapaian ini menjadi sangat berarti bagi keduanya karena merupakan medali emas pertama yang mereka raih dalam karier mereka.

Pengaruh Medali Emas Terhadap Peringkat BWF

Medali emas yang diraih di Asian Games memiliki dampak besar terhadap pemeringkatan BWF. Penting untuk dicatat bahwa ajang perorangan di Asian Games memberikan poin ranking yang setara dengan turnamen BWF World Tour bertaraf Super 1000. Hal ini menjadikan ajang tersebut sangat dihargai oleh para atlet bulu tangkis di Asia, bahkan dianggap sebagai mini Olimpiade.

Leo dan Daniel berhasil mengejutkan banyak pihak dengan mengalahkan unggulan pertama, Kim Won-ho dan Seo Seung-jae dari Korea Selatan, di babak semifinal. Mereka melanjutkan performa impresif dengan mengalahkan pasangan dari China, Liang Wei Keng dan Wang Chang, di final. Dengan total akumulasi 12.000 poin, Leo dan Daniel melesat dari peringkat 43 dunia menjadi peringkat 27.

Persiapan Menuju Olimpiade 2028

Keberhasilan mereka menembus 30 besar peringkat dunia memberikan peluang bagi Leo dan Daniel untuk berkompetisi di turnamen tingkat tinggi seperti Super 1000. Mereka kini berfokus untuk lolos ke Olimpiade Los Angeles 2028, dengan kualifikasi yang akan dimulai pada 3 Mei 2027. Pasangan ini menjadi salah satu yang dipersiapkan oleh Pelatnas untuk memenuhi kuota dua wakil Indonesia di Olimpiade mendatang.

Eng Hian, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSI, mengonfirmasi rencana tersebut, mengatakan, "Harapannya, cukup terbuka bagi Leo dan Daniel untuk bersaing dengan pasangan-pasangan lainnya seperti Fajar/Fikri dan Raymond/Joaquin, untuk lolos ke Olimpiade 2028."

Amri dan Nita Juga Mengalami Kenaikan Peringkat

Sementara itu, pasangan ganda campuran Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah juga merasakan dampak positif setelah tampil di Asian Games 2026. Mereka berhasil meraih medali perak, yang membuat peringkat mereka naik tiga posisi ke urutan 14 dunia. Ini menjadi pencapaian terbaik bagi mereka sejak dipasangkan pada tahun 2024.

Di bawah bimbingan Nova Widianto, Amri dan Nita diharapkan dapat kembali berjuang untuk lolos ke Olimpiade. Sejak Olimpiade Rio 2016, Indonesia belum berhasil mengirimkan wakilnya ke ajang multievent empat tahunan tersebut, setelah terakhir kali diwakili oleh pasangan Tontowi Ahmad dan Liliyana Natsir.

Artikel Terkait