Logo
Sepakbola

Perbedaan Pandangan Cunha dan Carrick Mengenai Semangat Juang MU Saat Imbang dengan Fulham

Michael Carrick dan Matheus Cunha memiliki pandangan yang berbeda terkait performa Manchester United saat bermain imbang 1-1 melawan Fulham, yang terjadi pada lanjutan Liga Inggris.

S
Surya Kirana
21 September 2026 26 pembaca
Matheus Cunha (kiri) saat mencoba melewati Sander Berge dalam laga Fulham vs MU. Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
Matheus Cunha (kiri) saat mencoba melewati Sander Berge dalam laga Fulham vs MU. Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto

London - Dalam pertandingan Liga Inggris yang berlangsung pada hari Minggu (20/9/2026), Manchester United berhasil meraih satu poin setelah bermain imbang 1-1 melawan Fulham di Craven Cottage. Hasil ini memperpanjang rentetan hasil kurang memuaskan bagi MU, yang kini menempati posisi ke-12 klasemen sementara dengan total lima poin, tertinggal 10 poin dari Manchester City yang berada di puncak. Sebelumnya, MU sempat tertinggal akibat gol bunuh diri Lisandro Martinez pada menit ke-63, sebelum Cunha menyamakan kedudukan di menit ke-89.

Pandangan Cunha tentang Energi Tim

Setelah pertandingan, Cunha mengungkapkan bahwa Fulham menunjukkan performa yang lebih energik, terutama setelah jeda. Menurut statistik yang dirilis oleh The Guardian, para pemain Fulham berlari 6,6 kilometer lebih jauh dibandingkan dengan tim MU dalam pertandingan tersebut. "Di awal babak kedua, Fulham mengerahkan lebih banyak energi dibandingkan kami dan kami tidak bisa menerima hal ini," jelas Cunha mengenai penampilan timnya.

Respon Carrick terhadap Kritik

Berbeda dengan pandangan Cunha, Carrick tidak sependapat dengan pernyataan tersebut. Ia menilai bahwa gol yang dicetak di akhir laga merupakan hasil dari semangat juang yang ditunjukkan oleh para pemainnya. "Saya tidak beranggapan begitu. Cara kami mengakhiri laga... bagi saya, kesannya tidak seperti itu. Saya cukup puas dengan cara kami mengakhiri laga. Kami terus menekan. Menurut saya, itu bukan masalah," ungkap Carrick.

Lebih lanjut, Carrick menambahkan, "Respons (setelah kebobolan) sungguh memuaskan... cara kami berusaha untuk bangkit kembali. Kami tetap berpegang pada rencana permainan, menjaga kesabaran, dan mempertahankan tujuan yang jelas." Ia juga menyatakan bahwa meskipun target awal adalah meraih tiga poin, hasil imbang ini dapat menjadi modal untuk langkah selanjutnya.

Menjelang pertandingan berikutnya, Carrick mengakui bahwa perbedaan kecil dalam permainan menjadi faktor yang mempengaruhi hasil akhir. "Saya tahu kami bisa tampil lebih baik; ada hal-hal tertentu yang perlu kami perbaiki. Namun, saya tak merasa putus asa atau berkecil hati karena kami menunjukkan tanda-tanda menjanjikan," tegasnya.

Manchester United dijadwalkan akan menjamu Tottenham Hotspur, tim yang saat ini berada di dasar klasemen, pada 10 Oktober mendatang, sebelum bertandang ke markas Atletico Madrid dalam lanjutan Liga Champions tiga hari setelahnya.

Artikel Terkait