Logo
Sepakbola

Persela Lamongan Terpaksa Berbagi Poin di Kandang Sendiri

Persela Lamongan gagal meraih kemenangan saat menjamu De Red FC di Stadion Surajaya, dengan hasil akhir imbang 2-2. Hasil ini menambah catatan buruk bagi tim asuhan Bima Sakti dalam beberapa pertandin...

A
Atha Aziz
27 October 2026 6 pembaca
Pemain Persela Kecewa usai laga lawan De Red FC berakhir imbang. KOMPAS.com/Dok Persela(Eko Nur Syahputro)
Pemain Persela Kecewa usai laga lawan De Red FC berakhir imbang. KOMPAS.com/Dok Persela(Eko Nur Syahputro)

Persela Lamongan kembali tidak berhasil meraih kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri, saat berhadapan dengan De Red FC dalam pertandingan pekan ke-7 Pegadaian Championship 2026-27. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Surajaya, Lamongan, berakhir dengan skor imbang 2-2, yang memperpanjang hasil kurang memuaskan bagi tim yang dilatih oleh Bima Sakti.

Drama Empat Gol di Stadion Surajaya

Dalam laga yang berlangsung di kandang, Persela sempat menunjukkan dominasi dan berhasil membuka keunggulan lebih dulu melalui gol dari penyerang asing, Jacinto Junior Conceicao Cabral, pada menit ke-12. Namun, De Red FC tidak tinggal diam dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 berkat gol yang dicetak oleh Keven Alleson pada menit ke-55. Persela kembali memimpin setelah Caique Silvio Souza da Silva mencetak gol pada menit ke-62, namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama.

Di masa injury time babak kedua, kelengahan lini belakang Persela dimanfaatkan oleh De Red FC untuk mencetak gol penyeimbang yang kembali ditorehkan oleh Keven Alleson, sehingga skor akhir menjadi 2-2.

Bima Sakti Mengakui Kesalahan Tim

Usai pertandingan, pelatih Persela, Bima Sakti, mengungkapkan kekecewaannya. Ia mengakui bahwa timnya kembali melakukan kesalahan yang berulang di menit-menit krusial. "Pertama, yang pasti kami kecewa. Saya sebagai pelatih bertanggung jawab dengan hasil ini, karena memang tidak mudah untuk mengangkat performa tim dalam situasi yang grafiknya menurun setelah lawan Deltras draw, kemudian di RANS kami kalah, dan sekarang kami seri lagi," ujarnya.

Bima menambahkan bahwa masalah yang dihadapi tim tidak hanya berkaitan dengan teknis di lapangan, tetapi juga aspek psikologis para pemain. "Sebenarnya ini masalah psikologis ya, psikologis setelah dua kali pertandingan lawan Deltras dan lawan RANS, sehingga hari ini, apalagi hari ini semakin terpuruk lagi," tambahnya.

Menghadapi Laga Berikutnya Melawan Persipura

Melihat ke depan, jajaran pelatih berencana untuk melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk memperbaiki konsentrasi di lini tengah dan pendekatan psikologis kepada para pemain. Beberapa pemain dilaporkan mengalami kelelahan dan masalah kebugaran, serta kurangnya waktu istirahat sebelum pertandingan.

Perwakilan pemain, Showwam Ilham, juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Lamongan dan suporter setia, Curva Boys, atas hasil yang mengecewakan di kandang. "Semua pemain sudah berusaha keras, namun hasil tidak mendapatkan kita tiga poin. Saya mewakili pemain untuk meminta maaf ke warga Lamongan," ungkapnya.

Persela kini harus segera melupakan hasil buruk di Surajaya dan fokus pada pertandingan berikutnya melawan Persipura Jayapura, yang akan dilaksanakan di Stadion Surajaya pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Artikel Terkait