PSIM Yogyakarta akan bertanding melawan PSM Makassar tanpa dukungan suporter di stadion. Pertandingan yang merupakan bagian dari pekan kelima Super League 2026-2027 ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada hari Jumat, 16 Oktober 2026, pukul 15.30 WIB. Penonton dilarang hadir karena jadwal pertandingan berdekatan dengan persiapan untuk acara Silaturahim Nasional (SILANAS) III Jam'iyyatul Qurra' wal Huffazh 2026 yang akan diadakan pada hari Minggu, 18 Oktober 2026.
Keputusan Penyelenggara
Ketua Panitia Pelaksana PSIM, Ermantino Handokomulyo, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bantul telah memberikan izin penggunaan stadion dengan syarat pembatasan jumlah orang demi kelancaran acara nasional tersebut. "Kami berterima kasih kepada Pemkab Bantul dan pihak kepolisian yang mengizinkan laga kandang ini tetap digelar di SSA. Namun, agar tidak mengganggu persiapan serta pemeliharaan fasilitas SILANAS III, kami sepakat pertandingan harus steril dari penonton," ungkapnya.
Patuhi Aturan yang Ditetapkan
Untuk menjaga suasana yang kondusif, Panitia Pelaksana akan melakukan sterilisasi ketat di area luar hingga Ring 1 stadion pada hari pertandingan. Hanya tim, ofisial, dan pihak yang memiliki akreditasi resmi yang diperbolehkan masuk ke dalam stadion. MOC dan Manajemen PSIM sangat memahami kekecewaan para suporter, Brajamusti dan The Maident, yang tidak dapat memberikan dukungan langsung dari tribun.
PSIM juga mengimbau kepada semua elemen suporter untuk tidak mendatangi stadion atau melakukan konvoi di jalanan. "Kami memohon pengertian dan kerja sama seluruh pendukung setia PSIM untuk mematuhi aturan ini. Doa dan energi positif dari kediaman masing-masing akan tetap sampai dan menjadi kekuatan utama perjuangan Laskar Mataram di lapangan," jelas Ermantino.
Saat ini, PSIM Yogyakarta berada di zona degradasi, tepatnya di peringkat ke-16 setelah hanya meraih satu poin dari empat pertandingan yang telah dilalui. Sementara itu, PSM Makassar berada di peringkat ke-15 dengan dua poin.