Duel antara Timnas Indonesia dan Timnas Singapura kembali mempertemukan pelatih John Herdman dengan Gavin Lee. Pertanyaan besar muncul, apakah Herdman mampu mengatasi pelatih berusia 36 tahun tersebut? Sebelumnya, pada bulan lalu, Singapura menjadi penghalang bagi Indonesia dalam Piala AFF 2026, di mana skuad Garuda memerlukan kemenangan untuk melaju ke semifinal tetapi justru ditahan oleh Singapura.
Pertandingan yang berlangsung di Stadion Jalan Besar pada 7 Agustus 2026 berakhir dengan skor imbang 1-1. Indonesia sempat unggul lebih dulu melalui gol Ragnar Oratmangoen, namun Singapura berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Ilhan Fandi. Meskipun beberapa pemain Indonesia mengeluhkan keputusan wasit, hasil akhir tetap tidak dapat diubah. Dengan hasil tersebut, Indonesia gagal melaju ke semifinal Piala AFF untuk dua edisi berturut-turut, dan Herdman tidak berhasil memenangkan duel taktik melawan Lee, yang baru berkarier sebagai pelatih selama sekitar enam tahun.
Strategi Herdman yang Monoton
Dalam pertandingan melawan Singapura, Indonesia kesulitan menembus pertahanan lawan. Taktik yang diterapkan Herdman terkesan monoton, lebih banyak mengandalkan umpan silang dari sisi sayap. Data dari situs AFF menunjukkan bahwa Indonesia mendominasi penguasaan bola dengan persentase mencapai 60%. Tim Merah Putih mencatatkan lima tembakan tepat sasaran, sementara Singapura hanya menghasilkan empat tembakan yang mengarah ke gawang.
Persiapan untuk FIFA ASEAN Cup 2026
Kini, Indonesia diharapkan dapat memanggil kekuatan penuh saat bertanding di FIFA ASEAN Cup 2026. Pertandingan melawan Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Jumat (25/9/2026) akan menjadi momen penting untuk melihat bagaimana Herdman merancang strategi guna meraih kemenangan. Beberapa pemain seperti Maarten Paes, Emil Audero, Kevin Diks, Calvin Verdonk, Nathan Tjoe-A-On, Joey Pelupessy, dan Ole Romeny tidak termasuk dalam skuad Indonesia untuk Piala AFF 2026.
Sebagai gambaran mengenai perbedaan nilai skuad, nilai pasar Kevin Diks yang mencapai Rp 86,91 miliar lebih tinggi dibandingkan total nilai pasar skuad Singapura yang hanya Rp 59,01 miliar. Dengan komposisi pemain yang lebih kuat, akankah Herdman mampu menghapus kenangan buruk dari pertemuan sebelumnya melawan Gavin Lee?