Rencana untuk menggelar pertarungan ulang antara Floyd Mayweather Jr. dan Manny Pacquiao pada 19 September mendatang di The Sphere, Las Vegas, terpaksa dibatalkan. Hal ini disebabkan oleh pengumuman grup musik legendaris The Eagles yang menjadwalkan konser residensi di lokasi yang sama pada tanggal tersebut, sehingga venue yang sebelumnya dipilih untuk duel dua petinju legendaris itu tidak dapat digunakan.
Pertarungan yang pertama kali diumumkan pada bulan Februari lalu ini awalnya direncanakan akan disiarkan oleh Netflix sebagai salah satu acara besar tahun ini. Namun, sejak pengumuman awal, rencana tersebut telah diwarnai oleh berbagai ketidakpastian. Salah satu isu utama muncul ketika Mayweather menyatakan bahwa pertarungan tersebut kemungkinan hanya akan bersifat ekshibisi, bukan pertarungan profesional.
Perbedaan Pandangan Antara Mayweather dan Pacquiao
Pernyataan Mayweather ini bertentangan dengan sikap Pacquiao yang menegaskan bahwa pertarungan harus berlangsung sebagai duel resmi sesuai dengan kesepakatan awal. Perbedaan pandangan ini memicu spekulasi mengenai keberlangsungan laga, terutama terkait status kontrak dan komitmen kedua pihak. Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi mengenai apakah pertarungan akan tetap diadakan di lokasi lain atau dijadwalkan ulang.
Pihak penyelenggara serta perwakilan dari kedua petinju belum memberikan tanggapan terbaru mengenai perubahan venue atau status pertandingan. Ketidakjelasan ini membuat masa depan duel ulang yang sebelumnya dianggap sebagai salah satu laga terbesar dalam dunia tinju kembali dipertanyakan.
Rencana Laga Ekshibisi Lain dan Isu Keuangan Mayweather
Di tengah situasi yang tidak menentu ini, Mayweather diketahui telah mengumumkan dua laga ekshibisi lainnya, yaitu melawan Mike Tyson dan petarung kickboxing asal Yunani, Mike Zambidis. Pertarungan melawan Zambidis direncanakan berlangsung pada 27 Juni di Athena, sementara duel dengan Tyson belum memiliki tanggal dan lokasi resmi.
Selain itu, Mayweather juga tengah menjadi sorotan terkait masalah keuangan. Laporan terbaru mengungkapkan adanya tuntutan dari otoritas pajak Amerika Serikat atas tunggakan pajak sebesar 7,3 juta dolar AS dari tahun 2018 dan 2023. Dengan berbagai hambatan yang muncul, termasuk masalah venue dan perbedaan konsep pertandingan, kelanjutan duel ulang antara Floyd Mayweather dan Manny Pacquiao masih belum menemukan kepastian hingga saat ini.