Logo
Sepakbola

Pertarungan Sengit Derby Jatim: Persebaya vs Madura United

Dua pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares dan Ze Gomes, siap menghadapi laga pekan ke-7 Super League 2026-2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, dengan masing-masing membawa ambisi untuk meraih kemenanga...

A
Atha Aziz
26 October 2026 7 pembaca
Pelatih Persebaya Surabaya untuk mengarungi Super League 2026-2027 bernardo Tavares asal Portugal itu.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)
Pelatih Persebaya Surabaya untuk mengarungi Super League 2026-2027 bernardo Tavares asal Portugal itu.(KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU)

Dua pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares yang melatih Persebaya dan Ze Gomes dari Madura United, akan bertanding dengan semangat yang sama dalam laga pekan ke-7 Super League 2026-2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Senin malam, 16 Oktober 2026. Bernardo Tavares bertekad mengembalikan Persebaya ke jalur kemenangan setelah timnya gagal meraih hasil maksimal dalam dua pertandingan terakhir, di mana mereka bermain imbang 2-2 melawan PSS Sleman dan kemudian kalah 0-1 dari PSM Makassar. Sementara itu, Ze Gomes ingin membawa Madura United pulang dengan tiga poin setelah meraih kemenangan 1-0 atas Persib Bandung, yang membuat timnya kini berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan total 13 poin.

Waspadai Kekuatan Baru Madura United

Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menilai bahwa Madura United mengalami peningkatan kualitas dibandingkan musim lalu. Ia mengungkapkan bahwa komposisi pemain yang dimiliki Madura United saat ini membuat mereka menjadi tim yang lebih berbahaya dan mampu bersaing dengan tim-tim kuat lainnya. "Musim lalu pertandingan terakhir kami kalah di kandang melawan Madura, pada bulan April lalu. Saat itu, mereka mendapatkan dua peluang dan mencetak dua gol," ungkap pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Persebaya agar tidak hanya mengandalkan dominasi permainan. Tim harus mampu menjaga keseimbangan antara menyerang dan bertahan, terutama ketika menghadapi lawan yang sedang percaya diri. Meskipun Persebaya memiliki catatan yang lebih baik dalam delapan pertemuan terakhir dengan empat kemenangan, dua kemenangan untuk Madura United, dan dua laga berakhir imbang, statistik tersebut tidak mengurangi ancaman dari lawan di pertemuan kali ini.

Pelatih berusia 46 tahun itu meminta para pemain Persebaya untuk menunjukkan karakter permainan terbaik mereka. Ia menegaskan bahwa kekalahan dari PSM Makassar tidak boleh menghilangkan keberanian tim dalam membangun serangan dan memberikan tekanan kepada lawan. "Jika ingin kembali meraih kemenangan, kami harus bermain dengan baik, menunjukkan sikap tepat, tetap fokus, serta tampil agresif dan intens," kata Bernardo Tavares.

Madura United Tak Gentar dengan Ambisi Persebaya

Di sisi lain, Ze Gomes memandang laga melawan Persebaya sebagai kesempatan untuk menguji kekuatan timnya. Ia mencatat bahwa tuan rumah memiliki komposisi pemain yang siap bersaing untuk gelar juara. Namun, ia menegaskan bahwa timnya tidak akan mengubah karakter permainan mereka. "Ini adalah pertandingan besar lainnya, kami akan menghadapi tim yang membangun skuadnya dengan tujuan untuk menjadi juara," ujar mantan pelatih Arema FC tersebut. Madura United tidak datang ke Surabaya hanya untuk bertahan atau mencari hasil imbang, tetapi ingin memberikan perlawanan yang seimbang dan memanfaatkan momentum positif yang mereka miliki.

"Kami melakukan apa yang selalu kami lakukan, meladeni mereka secara seimbang dengan tetap berpegang pada gaya permainan kami, kami akan berusaha membawa pulang tiga poin penuh," tambahnya. Penjaga gawang Madura United, Angga Saputra, juga memastikan bahwa persiapan tim menjelang laga berjalan dengan baik. "Untuk persiapan tim sangat baik, apa yang dikatakan sama Coach tadi. Dan masalah taktik, siapa saja pemain Persebaya yang akan diwaspadai, nanti akan dikasih tahu sama Coach. Itu saja," tutup mantan penjaga gawang Borneo FC tersebut.

Artikel Terkait