Logo
Olahraga Lain

Pertarungan Ulang Antara Brad Pauls dan Denzel Bentley Mungkin Terwujud

Brad Pauls mengungkapkan bahwa kemungkinan pertarungan ulang melawan Denzel Bentley dapat terjadi dalam waktu dekat, meskipun keduanya memiliki hubungan baik di luar arena tinju.

D
Dyah Entenopo
22 June 2026 1 pembaca
Denzel Bentley vs Brad Pauls
Denzel Bentley vs Brad Pauls

Dalam dunia tinju, Brad Pauls menyatakan bahwa rematch melawan Denzel Bentley berpotensi menjadi kenyataan dalam waktu yang tidak lama lagi. Meskipun keduanya memiliki hubungan yang baik di luar ring, mereka menyadari bahwa karier mereka saat ini berjalan seiring dan bisa membawa mereka kembali bertarung dalam duel yang besar.

Kedua petinju ini pertama kali bertemu pada bulan Desember 2024 dalam sebuah pertarungan untuk memperebutkan gelar Inggris milik Pauls serta sabuk Eropa yang sedang kosong. Dalam pertarungan yang berlangsung ketat tersebut, Bentley berhasil meraih kemenangan melalui keputusan mutlak dari juri.

Kemenangan Beruntun dan Peluang Pertarungan Besar

Sejak pertemuan pertama itu, baik Bentley maupun Pauls telah mencatatkan sejumlah kemenangan penting. Bentley berhasil merebut gelar interim WBO kelas menengah setelah mengalahkan Endry Saavedra pada ronde ketujuh di bulan April lalu. Di sisi lain, Pauls menarik perhatian publik dengan kemenangan dramatis atas Shakiel Thompson, di mana ia melancarkan serangan bertubi-tubi yang memaksa juri menghentikan pertarungan pada ronde kesembilan.

Menariknya, sebelum menghadapi Thompson, Pauls sempat berlatih sparring dengan Bentley. Meskipun keduanya berpotensi menjadi rival di masa depan, hubungan profesional mereka tetap terjalin baik. Pauls mengungkapkan, "Saya sangat menghormati Denzel. Dia orang yang menyenangkan. Tetapi kami berdua juga sadar bahwa jika terus menang, cepat atau lambat kami akan dipertemukan lagi. Itu masuk akal, terutama jika saya berhasil mendapatkan peluang gelar dunia."

Menuju Gelar Dunia

Saat ini, Bentley berada di jalur yang sangat dekat menuju perebutan gelar dunia, sementara Pauls juga terus berusaha memperbaiki posisinya di peringkat dunia. Petinju yang dijuluki The Newquay Bomb ini kini menempati posisi atas di beberapa badan tinju utama, membuka peluang untuk pertarungan besar dalam waktu dekat.

Pauls sendiri masih merasakan euforia setelah kemenangan mengejutkan atas Thompson. Dalam pertarungan tersebut, ia sempat tertinggal dalam perhitungan angka juri sebelum mengambil risiko besar pada ronde kesembilan dan berhasil membalikkan keadaan. "Salah satu pelatih saya mengatakan bahwa lebih baik kalah saat mencoba menang daripada menyerah dan kalah angka. Saya merasa hanya punya sedikit waktu tersisa dan harus mengambil risiko," jelasnya.

Keputusan tersebut terbukti tepat dan kini mengantarkannya menuju pertarungan berikutnya melawan Bradley Goldsmith di Stadion St Mary's, Southampton. Jika berhasil meraih kemenangan lagi, Pauls berpeluang untuk menghadapi sejumlah nama besar di tingkat domestik maupun internasional. Selain Bentley, nama Sam Gilley juga disebut sebagai calon lawan potensial di akhir tahun ini.

Walaupun demikian, ambisi terbesar Pauls tetap sama. Petinju berusia 33 tahun ini bermimpi untuk membawa pertarungan kelas dunia ke wilayah barat daya Inggris, khususnya di Plymouth, yang tidak jauh dari kampung halamannya di Newquay. "Itu akan menjadi mimpi besar. Saya ingin membawa tinju kelas dunia ke wilayah kami dan suatu hari bertarung memperebutkan gelar dunia di sana," ungkap Pauls.

Sebelum memikirkan masa depan, Brad Pauls harus terlebih dahulu menghadapi tantangan dari Goldsmith, yang diyakini akan memberikan ujian berbeda dalam perjalanan menuju panggung dunia.

Artikel Terkait