Veda Ega Pratama, seorang pebalap muda berbakat dari Indonesia, harus menghadapi perubahan posisi dalam klasemen Moto3 musim ini. Keputusan terbaru dari Pengadilan Banding Internasional yang merupakan bagian dari Federasi Motor Internasional (FIM International Court of Appeal) telah mengabulkan permohonan banding dari tim rivalnya, yang berdampak langsung pada peringkat Veda di tabel klasemen sementara.
Perubahan ini terjadi setelah sanksi diskualifikasi yang sebelumnya dijatuhkan kepada Adrian Fernandez, pebalap dari tim Leopard Racing, resmi dicabut. Pembatalan sanksi ini secara otomatis mengubah perolehan poin para pebalap di kelas Moto3. Sebelumnya, FIM telah mengabulkan gugatan dari Leopard Racing terkait dugaan modifikasi mesin yang dilakukan secara ilegal.
Putusan FIM dan Dampaknya
Dalam regulasi Moto3 2026, setiap tim dilarang keras untuk melakukan modifikasi pada komponen mesin yang telah disegel saat pemeriksaan resmi oleh pihak pabrikan. Keputusan pembatalan hukuman ini diambil setelah Pengadilan Banding FIM menilai adanya pertimbangan substansial yang disampaikan oleh pemohon. "Banding dikabulkan berdasarkan pertimbangan substansial dan keputusan FIM Appeal Steward (Panitia Banding FIM) tertanggal 5 Juni 2026 dibatalkan," demikian pernyataan resmi yang dirilis.
Dengan keputusan ini, Adrian Fernandez berhasil mendapatkan kembali total 71 poin yang sebelumnya hilang akibat sanksi yang dijatuhkan, termasuk hasil podium kedua di GP Spanyol dan GP Inggris. Hal ini membuat posisi Fernandez melesat naik 12 tingkat ke urutan kelima klasemen Moto3 dengan total 148 poin.
Dampak pada Veda Ega Pratama dan Honda Team Asia
Keputusan ini memberikan dampak langsung pada perolehan poin dan posisi Veda Ega Pratama, yang dikenal dengan julukan The Rocket Boy. Setelah sebelumnya berhasil naik ke peringkat ketujuh usai finis di urutan keenam pada GP Indonesia, kini ia kembali tergeser ke posisi kedelapan. Poin yang dimilikinya juga mengalami penyesuaian dari 115 menjadi 111 poin.
Rekan setim Veda di Honda Team Asia, Zen Mitani, juga mengalami hal serupa dengan kehilangan dua poin tambahan yang diperolehnya saat sanksi terhadap Fernandez masih berlaku. Penyesuaian ini membuat sebagian besar poin yang dimiliki Honda Team Asia di klasemen tim berasal dari Veda Ega Pratama. Saat ini, Honda Team Asia berada di peringkat kesembilan dengan total 112 poin, sedangkan Leopard Racing melesat ke posisi keempat dengan 225 poin.
Di puncak klasemen tim, CFMoto Gaviota Aspar Team masih memimpin dengan koleksi 491 poin, setelah sukses mengamankan gelar juara dunia kategori pebalap melalui penampilan Maximo Quiles. Para pebalap akan kembali berlaga di seri ke-18 GP Australia yang dijadwalkan berlangsung pada 23-25 Oktober 2026 di Sirkuit Phillip Island.