Oleksandr Usyk saat ini masih dianggap sebagai petinju teratas di divisi kelas berat. Namun, Jarrell Miller percaya bahwa ia memiliki kemampuan untuk mengalahkan juara asal Ukraina tersebut. Usyk telah mencatatkan prestasi gemilang sepanjang kariernya, termasuk menjadi juara tak terbantahkan kelas penjelajah pada 2018 dan mendominasi kelas berat dengan dua kemenangan atas Tyson Fury, Anthony Joshua, dan Daniel Dubois. Ia menjadi petinju pertama di era empat sabuk yang dua kali menyandang status undisputed heavyweight champion.
Dalam kondisi belum pernah kalah dan mendekati usia 40 tahun, Usyk dijadwalkan untuk bertarung di Mesir pada bulan Mei. Sementara itu, sejumlah petinju mulai menantang untuk duel selanjutnya. Dalam wawancara dengan Seconds Out, Miller memberikan pujian kepada Usyk sekaligus menyampaikan tantangan. Ia berpendapat bahwa meskipun Usyk adalah petinju hebat, gaya bertarungnya dapat menjadi tantangan bagi sang juara. “Dia petarung hebat, tapi saat menghadapi petinju agresif seperti saya, tidak ada tempat untuk lari. Usyk tidak punya pukulan yang benar-benar keras,” ungkap Miller.
Miller baru saja meraih kemenangan angka mutlak atas Lenier Pero dalam laga eliminator gelar kelas berat WBA di Las Vegas. Ia menyebutkan bahwa penampilannya tersebut hanya merupakan gambaran kecil dari kemampuannya dan bertekad untuk terus berlatih menjelang pertarungan berikutnya. “Yang utama kembali berlatih, bekerja keras, dan siap menghadapi siapa pun,” tambahnya.
Selain itu, Miller juga menyinggung rencana duel Usyk melawan kickboxer Rico Verhoeven. Ia berharap Verhoeven dapat memberikan perlawanan yang berarti, namun tidak sampai membuat Usyk pensiun, karena ia ingin memiliki kesempatan untuk menghadapi sang juara di masa depan. “Saya ingin dia tampil baik, tapi di sisi lain saya juga ingin Usyk kembali supaya saya bisa mengalahkannya,” jelas Miller.
Kemenangan atas Pero menjadi yang kedua bagi Miller setelah kalah KO dari Daniel Dubois pada tahun 2023. Pada tahun 2024, ia bermain imbang melawan Andy Ruiz, sebelum akhirnya menang angka atas Kingsley Ibeh pada bulan Januari lalu.