Pertarungan antara Ryan Garcia dan Conor Benn yang akan berlangsung di Las Vegas semakin menjadi sorotan. Mantan juara dunia, Paulie Malignaggi, memberikan prediksi yang cukup jelas mengenai hasil pertarungan tersebut, menilai bahwa Garcia memiliki keunggulan yang sangat besar, sehingga kemungkinan pertarungan ini akan berakhir sebelum ronde keenam.
Garcia akan mempertahankan gelar WBC kelas welter untuk pertama kalinya setelah merebut sabuk tersebut dari Mario Barrios pada bulan Februari lalu. Dalam pertarungan itu, Garcia menunjukkan performa yang mengesankan dengan menjatuhkan Barrios di ronde pertama dan akhirnya meraih kemenangan melalui keputusan angka mutlak. Kemenangan ini menjadi momen penting bagi Garcia setelah sebelumnya mengalami kekalahan mengejutkan dari Rolando Romero pada tahun 2025. Setelah kembali dari skorsing akibat kasus ostarine, Garcia berusaha untuk membangun kembali reputasinya sebagai salah satu petinju paling terkenal dan berbahaya di kelas welter.
Benn Menghadapi Tantangan Berbeda
Di sisi lain, Conor Benn menghadapi tantangan yang berbeda. Petinju asal Inggris ini datang sebagai penantang wajib WBC, namun statusnya sebagai penantang gelar masih diperdebatkan karena sebagian besar kariernya belum dihabiskan melawan petinju papan atas di kelas welter. Meskipun Benn memiliki kemenangan penting atas Chris Eubank Jr., pertarungan tersebut berlangsung di kelas yang lebih tinggi dan belum cukup untuk menghilangkan keraguan mengenai kemampuannya bersaing dengan petinju elite di 147 pon.
Situasi ini menjadi salah satu alasan mengapa Malignaggi lebih percaya kepada Garcia. Ia berpendapat bahwa perbedaan dalam teknik dan kekuatan pukulan akan menjadi faktor yang sulit bagi Benn untuk diatasi. "Ryan akan menang knockout. Saya tidak melihat pertarungan ini berlangsung sampai enam ronde. Menurut saya, terdapat perbedaan besar dalam kemampuan dan kekuatan pukulan mereka," ungkap Malignaggi.
Peluang bagi Garcia dan Benn
Malignaggi juga menilai bahwa Ryan Garcia memiliki potensi untuk tampil jauh lebih berbahaya saat berada dalam kondisi mental yang baik. "Ryan adalah petarung yang sangat bagus ketika dia termotivasi. Ini kesempatan baginya untuk membuat pernyataan karena dia menghadapi seseorang yang punya nama besar, tetapi menurut saya Benn tidak seharusnya berada di ring yang sama dengannya," tambahnya.
Bagi Garcia, meraih kemenangan meyakinkan akan menjadi langkah penting untuk kembali masuk dalam pembicaraan mengenai pertarungan besar di kelas welter. Di sisi lain, Benn membutuhkan penampilan terbaik dalam kariernya untuk membuktikan kualitasnya di level dunia. Menariknya, Benn juga telah mengisyaratkan bahwa ia mungkin tidak akan lama bertahan di kelas welter dan berencana untuk naik ke kelas yang lebih tinggi setelah pertarungan melawan Garcia. Dengan demikian, duel di Las Vegas ini bisa menjadi salah satu kesempatan terakhir bagi Benn untuk menunjukkan kemampuannya di 147 pon.
Dengan mempertaruhkan gelar dunia dan reputasi masing-masing, pertarungan antara Ryan Garcia dan Conor Benn bukan hanya sekadar menentukan siapa yang keluar sebagai pemenang. Hasil dari laga ini juga berpotensi mempengaruhi arah karier kedua petinju dalam beberapa tahun ke depan.