Ryan Garcia sukses mempertahankan gelar WBC kelas welter setelah mengalahkan Conor Benn dalam sebuah pertarungan yang berlangsung singkat di T Mobile Arena, Las Vegas. Garcia hanya membutuhkan waktu dua ronde untuk mengakhiri perlawanan Benn, mencatatkan kemenangan penghentian pertamanya di pertarungan ini.
Setelah absen dari ring tinju sejak April 2022, Benn kembali bertarung di kelas welter. Sebelum pertandingan, banyak yang meragukan kemampuannya untuk menghadapi kekuatan Garcia, yang dikenal memiliki kecepatan dan pukulan yang mematikan. Benn mulai memberikan tekanan sejak ronde pertama, namun Garcia mampu merespons dengan serangan cepat dan tepat.
Pukulan Mematikan Garcia
Pada ronde kedua, Garcia berhasil menjatuhkan Benn dengan sebuah pukulan tangan kanan yang keras. Meskipun Benn berusaha bangkit dan melanjutkan pertarungan, Garcia tidak membuang waktu untuk melancarkan serangan lanjutan. Wasit Thomas Taylor akhirnya menghentikan pertarungan setelah menilai Benn tidak lagi mampu memberikan perlawanan yang berarti.
Terence Crawford, yang menyaksikan pertarungan dari sisi ring, sebelumnya memberikan dukungan kepada Benn dan memperkirakan bahwa peluang petinju Inggris itu akan terbuka jika ia bisa menghadapi kekuatan Garcia. Namun, setelah melihat hasil akhir, Crawford mengakui bahwa prediksinya meleset. Dalam sebuah video yang beredar setelah pertandingan, Crawford menyatakan, “Saya sudah mengatakan bahwa jika Conor bisa menghadapi kekuatan Ryan, maka Ryan akan berada dalam masalah. Ternyata dia tidak mampu mengatasinya. Inilah dunia tinju. Selamat untuk Ryan. Dia melakukan apa yang harus dilakukan.”
Arah Karier Garcia ke Depan
Pernyataan Crawford menarik perhatian karena sebelumnya ia dan Garcia sempat terlibat saling sindir. Garcia bahkan berusaha membuka peluang untuk bertanding melawan Crawford, yang telah mengakhiri kariernya setelah menjadi juara dunia tak terbantahkan di kelas menengah super. Kemenangan atas Benn kini membuka kembali jalan karier Garcia.
Setelah pertarungan, Garcia menantang Teofimo Lopez, pemegang gelar WBA kelas welter, menjadikannya target potensial untuk pertarungan unifikasi di masa depan. Saat ini, Ryan Garcia telah membuktikan kemampuannya dan menjawab keraguan mengenai kekuatannya di kelas welter. Bagi Crawford, hasil ini menunjukkan bahwa Garcia adalah petinju yang harus diperhitungkan oleh siapa pun yang ingin menghadapi dirinya.