Setelah menunjukkan performa yang mengesankan dengan mengalahkan Conor Benn, petinju asal California, Ryan Garcia, kini sedang mempersiapkan pertarungan besar selanjutnya. Pemegang sabuk juara kelas welter WBC ini menargetkan tanggal 6 Februari untuk kembali bertanding, dengan Floyd Mayweather Jr sebagai salah satu opsi lawan.
Garcia berhasil mempertahankan gelarnya hanya dalam dua ronde saat melawan Benn di Las Vegas, sebuah kemenangan yang semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu bintang paling menarik di dunia tinju saat ini. Setelah kemenangan tersebut, Garcia sempat dikaitkan dengan kemungkinan laga unifikasi sabuk kelas welter melawan Teofimo Lopez. Namun, Lopez diharuskan untuk menjalani pertahanan gelar mandatori melawan Jack Catterall terlebih dahulu.
Wacana Duel Menarik
Di tengah situasi ini, muncul spekulasi mengenai kemungkinan duel antara Garcia dan Mayweather. Meskipun Mayweather belum bertarung di level profesional sejak tahun 2017, legenda tak terkalahkan itu dilaporkan bersedia mempertaruhkan rekor 50-0 miliknya demi menghadapi Garcia dalam pertarungan yang sangat menguntungkan.
Pengumuman Pertarungan
Dalam siaran langsung di platform Kick, Ryan Garcia mengungkapkan rencananya untuk pertarungan mendatang. "Kami akan bertarung pada 6 Februari. Kami mungkin akan berhadapan dengan Teofimo Lopez atau Floyd Mayweather," jelas Garcia. Jika pertarungan melawan Mayweather terwujud dan Mayweather keluar sebagai pemenang, ia akan memecahkan rekor Bernard Hopkins sebagai juara dunia tertua dalam sejarah tinju.