Logo
Olahraga Lain

Ryan Garcia Yakin Dapat Menang KO atas Conor Benn Sebelum Ronde Keenam

Ryan Garcia menunjukkan keyakinan tinggi menjelang pertarungan melawan Conor Benn, yang dijadwalkan berlangsung pada 12 September di Las Vegas. Garcia percaya diri dapat menyelesaikan pertarungan sebe...

E
Elvira Adhitama
21 July 2026 23 pembaca
Ryan Garcia
Ryan Garcia

Dalam persiapan menjelang pertarungan mempertahankan gelar juara dunia WBC kelas welter, Ryan Garcia menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang tinggi saat akan berhadapan dengan Conor Benn. Pertarungan ini direncanakan berlangsung pada 12 September di Las Vegas, dan dipromotori secara bersama oleh Golden Boy Promotions serta Zuffa Boxing.

Acara media yang diselenggarakan oleh Zuffa Boxing menjadi ajang panas bagi kedua petinju, di mana mereka terlibat adu argumen yang memanas di atas panggung sebelum akhirnya dipisahkan oleh petugas keamanan. Dalam kesempatan itu, Garcia dengan tegas memprediksi kemenangan cepat untuk dirinya.

"Kalau sampai saya kalah dari orang ini, itu benar benar tidak masuk akal. Saya akan menjatuhkannya sebelum ronde keenam. Lima ronde sudah cukup untuk menyelesaikan semuanya," ungkap Garcia dengan penuh keyakinan.

Petinju berusia 27 tahun ini datang ke pertarungan dengan status sebagai juara dunia WBC kelas welter, gelar yang diraihnya pada bulan Februari setelah mengalahkan Mario Barrios dengan kemenangan angka mutlak. Kemenangan tersebut menjadi titik balik bagi Garcia setelah sebelumnya mengalami kekalahan dari Rolando "Rolly" Romero pada tahun 2025.

Reaksi Conor Benn

Sementara itu, Conor Benn tidak tinggal diam menanggapi pernyataan Garcia. Petinju asal Inggris ini menyindir Garcia yang menurutnya mendapatkan kesempatan untuk merebut gelar dunia setelah mengalami kekalahan.

"Dia seperti anak kecil yang dimanja. Sedikit sedikit mengamuk di media sosial. Saya tidak terlalu memikirkan apa pun yang dia katakan. Dia bisa bicara sesukanya, tetapi semua itu tidak akan berarti apa-apa ketika kami bertemu pada 12 September nanti," kata Benn.

Benn juga menegaskan bahwa dirinya bukanlah petinju yang mudah menyerah di atas ring. "Saya tidak pernah menyerah. Saya juga tidak akan berlutut dan menyerah dalam pertarungan," tegasnya.

Persiapan dan Harapan Kedua Petinju

Meskipun sudah empat tahun tidak bertarung di kelas welter 147 pon, Benn datang dengan kepercayaan diri yang tinggi setelah meraih kemenangan beruntun atas Chris Eubank Jr. dan mantan juara dunia Regis Prograis.

Di luar rivalitas antara kedua petinju, perhatian juga tertuju pada ketidakhadiran promotor Golden Boy, Oscar De La Hoya, dalam konferensi pers tersebut. Sebaliknya, CEO Zuffa Boxing, Dana White, hadir dan memimpin acara. Hubungan antara keduanya memang sedang memanas dalam beberapa bulan terakhir, terutama terkait perbedaan pandangan mengenai Muhammad Ali American Boxing Revival Act.

Meski begitu, pihak Garcia memastikan bahwa kerja sama dengan Golden Boy tetap berjalan dengan baik. Mereka menyatakan bahwa Ryan Garcia Promotions dan Golden Boy memiliki status sebagai mitra dalam penyelenggaraan duel melawan Benn.

Pertarungan ini diprediksi akan menjadi salah satu laga tinju yang paling dinantikan tahun ini. Selain mempertaruhkan sabuk juara dunia WBC kelas welter, duel antara Ryan Garcia dan Conor Benn juga menjadi ajang bagi kedua petinju untuk membuktikan posisi mereka di puncak divisi 147 pon.

Artikel Terkait