Logo
Basket

Saran Mario Wuysang untuk Meningkatkan Kualitas Basket di Indonesia

Legenda basket Indonesia, Mario Wuysang, memberikan pandangannya mengenai pengembangan tim nasional, menekankan pentingnya penguasaan keterampilan dasar bagi para pemain lokal.

B
Bayu Biru
13 September 2026 4 pembaca
Mario Wuysang beri saran berharga kepada basket tanah air. (Gambar: IBL)
Mario Wuysang beri saran berharga kepada basket tanah air. (Gambar: IBL)

Mario Wuysang, seorang legenda dalam dunia basket Indonesia, baru-baru ini memberikan masukan yang berarti bagi tim nasional Indonesia. Ia berharap agar para pemain lokal dapat lebih fokus dalam mengasah keterampilan fundamental mereka.

Timnas Indonesia mengalami kesulitan dalam dua pertandingan awal di Asian Games 2026, di mana mereka kalah telak dari Jepang dan Korea dengan selisih lebih dari 40 poin. Kekalahan ini menunjukkan betapa jauh tertinggalnya perkembangan basket di tanah air. Menyaksikan hasil tersebut, Wuysang memberikan saran yang mendalam.

Pentingnya Penguasaan Keterampilan Dasar

"Saya sudah menyuarakan hal ini selama bertahun-tahun, bahkan sejak pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia pada 2003 silam. Para pemain lokal kita masih tertinggal jauh dalam hal skill maupun mentalitas di level internasional. Aspek-aspek fundamental seperti passing (mengumpan), dribbling (menggiring bola), footwork (olah gerak kaki), hingga Basketball IQ (kecerdasan bermain), semuanya masih berada di bawah standar," ungkap Wuysang.

Prioritas Pengembangan Skill Individu

Menurut Wuysang, pengembangan keterampilan individu harus menjadi fokus utama bagi basket Indonesia saat ini. Ia menekankan pentingnya mengirimkan pemain ke luar negeri untuk mendapatkan pelatihan yang berkualitas dan teruji. "Selain itu, iklim kompetisi di tingkat SMA dan kampus harus dibentuk agar sangat kompetitif, serta digulirkan secara konsisten penuh sepanjang tahun. Kualitas pengadil lapangan juga harus terus ditingkatkan dengan menggelar program pelatihan wasit secara rutin, minimal tiga hingga empat kali dalam setahun," tambahnya.

Artikel Terkait