Shakur Stevenson, petinju berusia 28 tahun asal Newark, kini menghadapi tudingan terkait keengganannya untuk bertarung melawan Floyd “Kid Austin” Schofield, seorang petinju muda yang belum pernah kalah. Tuduhan ini muncul di tengah persiapan Stevenson untuk menentukan langkah berikutnya di dunia tinju, setelah penampilannya yang mengesankan pada Januari lalu.
Pada bulan Januari, Stevenson berhasil meraih kemenangan mutlak melawan Teofimo Lopez di Madison Square Garden, New York City, yang membuatnya merebut sabuk WBO world super-lightweight dan memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi 25-0. Kemenangan ini juga mengukuhkannya sebagai juara dunia di empat divisi yang berbeda.
Tuduhan Terhadap Stevenson
Di balik kesuksesannya, Stevenson dituduh tidak ingin menghadapi Schofield. Pertarungan antara keduanya sebenarnya sudah dijadwalkan untuk Februari 2025, namun dibatalkan pada saat-saat terakhir. Floyd Sr, ayah sekaligus pelatih Schofield, mengungkapkan pandangannya mengenai situasi ini dalam sebuah wawancara dengan Mill City Boxing, di mana ia menyatakan bahwa Stevenson dan Gervonta Davis tidak akan mau bertarung melawan putranya.
“Shakur tidak akan pernah melawan Kid. Sama seperti Tank yang tidak akan pernah melawan Kid. Saya sudah mengatakan ini kepada kalian. Kalian pikir saya bercanda,” ungkap Floyd Sr.
Pernyataan Floyd Sr
Floyd Sr juga menambahkan bahwa jika Stevenson benar-benar ingin bertarung melawan Schofield, seharusnya pertarungan itu tetap bisa dilakukan. Meskipun demikian, ia tidak secara langsung menyalahkan Stevenson atas pembatalan tersebut. “Saya tidak mengatakan Shakur bertanggung jawab atas apa pun, tetapi siapa pun yang tidak ingin kami berada di ring akan mengambil langkah-langkah seperti itu. Saya tidak percaya itu terjadi jika mereka tidak melihat sesuatu. Tank juga tidak akan mengambil langkah-langkah seperti itu jika mereka tidak melihat sesuatu, dan saya tidak menyalahkan mereka,” jelasnya.
Sementara itu, Schofield masih mempertahankan rekor sempurnanya dengan 19 kemenangan tanpa kekalahan. Pertarungan terakhirnya berlangsung pada Juni 2025, di mana ia meraih kemenangan terbesar dalam kariernya dengan mengalahkan mantan juara dunia IBF super-bulu, Tevin Farmer, pada ronde pertama di Honda Center, Anaheim, California.