Tim nasional Inggris memutuskan untuk walk out saat berhadapan dengan Republik Irlandia dalam pertandingan Piala Dunia U15. Pertandingan yang berlangsung di Baku, Azerbaijan, pada hari Senin waktu setempat itu berakhir dengan skor 1-4 sebelum insiden terjadi. Konflik dimulai ketika dua pemain terlibat dalam perselisihan di lapangan, yang membuat salah satu pemain Inggris pergi ke bangku cadangan untuk melaporkan keluhan kepada staf pelatih.
Dalam rekaman pertandingan, staf pelatih Inggris menyampaikan keluhan kepada wasit terkait dugaan rasisme yang terjadi. Akibatnya, pelatih meminta para pemainnya untuk meninggalkan lapangan dan tidak melanjutkan pertandingan. Insiden ini menjadi sorotan publik karena rasisme terjadi di turnamen yang diikuti oleh pemain muda.
Kronologi Insiden Rasisme
Insiden tersebut terjadi menjelang akhir pertandingan di Grup C. Pelatih Kepala Timnas U15 Inggris, Matt Thorpe, dalam siaran pertandingan di DAZN, meminta wasit untuk mendekatinya sebelum akhirnya memanggil para pemain untuk keluar dari lapangan. Wasit sempat menyatakan kepada staf pelatih Inggris bahwa ia tidak mendengar keluhan tersebut.
Salah satu asisten pelatih Thorpe menegaskan bahwa mereka melaporkan adanya tindakan rasisme dan memilih untuk tidak melanjutkan pertandingan. "Kami melaporkan rasisme...kami tidak ingin bermain," ungkap asisten pelatih tersebut. Staf pelatih lainnya juga menyatakan bahwa para pemain merasa tidak nyaman untuk bermain karena insiden tersebut. "Tidak, pemain kami tidak ingin bermain," tegasnya.
Investigasi FIFA dan Tanggapan FA
FIFA kini sedang melakukan penyelidikan terkait insiden ini dan mengumpulkan laporan. Dalam pernyataan yang disampaikan oleh juru bicara FIFA, mereka mengonfirmasi bahwa insiden tersebut terjadi selama pertandingan Piala Dunia U15 antara Inggris dan Republik Irlandia. "Pertandingan dihentikan oleh wasit setelah Inggris menolak untuk melanjutkan," jelasnya.
Laporan yang terkumpul akan diserahkan kepada Komite Disiplin Independen untuk menentukan langkah selanjutnya. "Laporan resmi sedang dikumpulkan, dan masalah ini akan dirujuk ke komite disiplin independen, yang akan memutuskan pada waktunya," tambahnya. Sementara itu, Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) masih menunggu informasi lebih lanjut dari FIFA, dengan menekankan bahwa kesejahteraan pemain adalah prioritas utama mereka.