Logo
Olahraga Lain

Tyson Fury Siap Bidik Gelar Dunia Ketiga, Agit Kabayel Jadi Alternatif

Tyson Fury kembali membuka peluang untuk bertarung di divisi kelas berat, meskipun pertarungan impian melawan Anthony Joshua masih belum pasti. Sebagai rencana cadangan, Fury mempertimbangkan Agit Kab...

S
Surya Kirana
19 June 2026 14 pembaca
Tyson Fury
Tyson Fury

Tyson Fury kembali mengisyaratkan kemungkinan untuk melanjutkan kariernya di divisi kelas berat dengan mengincar gelar dunia ketiga. Meskipun pertarungan yang dinanti-nanti melawan Anthony Joshua diharapkan dapat terlaksana pada bulan November mendatang, Fury sudah menyiapkan rencana alternatif jika kesepakatan tersebut tidak terwujud.

Selama hampir sepuluh tahun, duel antara Fury dan Joshua telah menjadi topik hangat di kalangan penggemar tinju. Kedua mantan juara dunia asal Inggris ini terus terlibat dalam berbagai negosiasi, namun belum pernah bertemu di ring profesional. Saat ini, Joshua dijadwalkan untuk bertanding melawan petinju asal Albania, Kristian Prenga, sebagai persiapan sebelum menghadapi Fury. Di sisi lain, Fury diperkirakan akan kembali bertarung pada bulan Agustus, meskipun lawan yang akan dihadapinya belum diumumkan secara resmi.

Keraguan Terhadap Pertarungan Fury dan Joshua

Meskipun ada optimisme mengenai pertarungan antara kedua petinju Inggris tersebut, masih ada keraguan mengenai kelangsungannya. Beberapa laporan menyebutkan bahwa terdapat perbedaan pandangan terkait promotor yang akan menangani acara dan lokasi penyelenggaraan pertandingan. Menyadari kemungkinan tersebut, Fury mengungkapkan bahwa ia telah mempertimbangkan nama lain sebagai calon lawan berikutnya, yaitu Agit Kabayel, petinju asal Jerman yang belum pernah kalah.

Ambisi Fury Menjadi Juara Dunia Ketiga

Dalam wawancara terbarunya, Fury menegaskan ambisi terbesarnya untuk menjadi juara dunia kelas berat untuk ketiga kalinya. Ia menyatakan bahwa kesempatan itu bisa terbuka jika situasi gelar WBC mengalami perubahan dalam beberapa bulan ke depan. "Saya ingin menjadi juara dunia tiga kali. Ada beberapa kemungkinan yang sedang berkembang dan posisi saya cukup bagus saat ini. Saya kembali berada di peringkat teratas WBC. Jika Usyk tidak jadi menghadapi Kabayel, maka saya bisa masuk dalam pertarungan itu," ungkap Fury.

Fury juga menambahkan, "Kalau duel melawan Joshua tidak terwujud karena alasan apa pun, saya akan mengejar kesempatan merebut gelar dunia melawan Kabayel. Saya bahkan ingin membawanya ke Wembley." Nama Agit Kabayel kini semakin dikenal di divisi kelas berat, di mana ia mempertahankan rekor tak terkalahkan dan saat ini berstatus penantang wajib untuk gelar WBC yang dipegang oleh Oleksandr Usyk. Namun, hingga saat ini, negosiasi antara pihak Usyk dan Kabayel belum menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Kabayel juga menyatakan keyakinannya bahwa Usyk mungkin akan melepaskan sabuk WBC, yang bisa membuka peluang baginya untuk menjadi juara penuh. Jika skenario tersebut terwujud, kemungkinan duel melawan Tyson Fury dapat menjadi salah satu pertarungan terbesar di kelas berat pada tahun 2026.

Artikel Terkait