Jakarta - Mixed Martial Arts (MMA) akan debut di Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Nagoya. Vallensia Fahira Hotmauli, atlet putri Indonesia, siap menciptakan sejarah dengan berambisi meraih medali emas. Ia telah memastikan tempatnya di Asian Games 2026 setelah berhasil mendapatkan tiket melalui sistem akumulasi poin, setelah berpartisipasi dalam dua ajang kualifikasi di China dan Uzbekistan, di mana ia berhasil meraih medali perunggu.
"Saya lolos setelah ikut kualifikasi 2 kali. Pertama di China, kedua Uzbekistan bulan lalu. Jadi sistemnya pengumpulan poin, setelah itu di-ranking ulang 1-8 yang lolos. Entry by name langsung," ungkap Vallensia saat ditemui di sela-sela Kejuaraan Nasional MMA PB Pertacami 2026, yang berlangsung di JSI Resort, Bogor, pada Jumat (19/6/2026).
Analisis Lawan dan Persiapan
Walaupun ini adalah debutnya di Asian Games, Vallensia, yang sebelumnya meraih medali perak di SEA Games 2025, mengaku telah melakukan analisis terhadap lawan-lawan yang akan dihadapinya. Ia menilai pesaing terberat berasal dari Kazakhstan, Thailand, dan Singapura.
"Thailand sih lawan terberat. Kalau saya lihat dari power, dan melihat lawan-lawan saya yang pernah saya temui sebelumnya, Thailand memang powernya paling kuat. Saya ketemu di final SEA Games, dia yang menang. Kalau ketemu lagi (di Asian Games), semoga bisa revans," jelasnya.
Target Emas dan Motivasi
Vallensia merasa percaya diri dengan kemampuannya, terutama karena ia dan pelatihnya terus mempersiapkan diri untuk menghadapi multievent terbesar di Asia yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali. Ia juga mengungkapkan bahwa ia termotivasi oleh target yang ditetapkan oleh PB Pertacami untuk meraih medali emas di kelas modern MMA 54kg.
"Target itu memotivasi banget karena saya sudah merasakan lawan-lawan saya dan sudah ketemu enggak cuma satu event jadi sudah beberapa, saya percaya diri dan sudah tahu harus bagaimana," tambahnya.
"Jadi selain latihan, teknik, kami selalu pelajari semua untuk lebih baik lagi. Ada video analisis waktu ketemu dan video-video orang lain. Jadi beda tiap-tiap lawan," tegas Vallensia.