Jakarta - Dalam laga Liga Spanyol, tindakan Vinicius Jr. yang dianggap agresif terhadap keputusan wasit menjadi sorotan. Pemain sayap Real Madrid ini menerima kartu merah saat timnya berhasil mengalahkan Villarreal dengan skor 1-0 pada hari Minggu (11/10). Gol yang dicetak oleh Yan Diomande menjadi penentu kemenangan bagi El Real.
Vinicius sempat mencetak gol tambahan di menit ke-70, namun gol tersebut dibatalkan dan dirinya justru mendapatkan kartu merah. Dalam tayangan VAR, terlihat Vinicius menjambak rambut Dylan Saliba saat berusaha menyerang. Wasit Diaz de Mera memberikan hukuman kartu merah dan membatalkan gol yang dicetaknya.
Protes dan Tindakan Agresif
Setelah menerima kartu merah, Vinicius terlihat melakukan protes. Rekan-rekannya berusaha menahan agar ia tidak melampaui batas. Wasit Diaz de Mera kemudian mencatat perilaku Vinicius dalam laporan pertandingan. Menurut informasi yang dirilis oleh Marca, Diaz menyebut Vinicius bersikap agresif.
"Vinicius, setelah dikeluarkan dari lapangan dan masih berada di area permainan, terus memprotes keputusan saya sambil berteriak keras. Dia bergerak ke arah posisi saya dengan sikap agresif sehingga harus ditahan oleh rekan-rekan setimnya, tanpa bisa dipahami kata-kata spesifik apa yang dia ucapkan," tulis laporan tersebut.
Pelanggaran dan Konsekuensi
Menarik rambut lawan merupakan pelanggaran serius di LaLiga, yang dapat berakibat pada larangan bermain hingga tiga pertandingan. Real Madrid telah mengajukan banding atas keputusan ini, dan diperkirakan Vinicius akan mendapatkan hukuman larangan tampil selama dua laga. Namun, hal ini tetap membuatnya absen dalam pertandingan El Clasico melawan Barcelona pada Senin (26/10) dini hari WIB.
Dengan situasi ini, Real Madrid harus mencari solusi untuk menghadapi pertandingan penting tersebut tanpa kehadiran Vinicius Jr.