Logo
Basket

Xevi Pujol Resmi Menjadi Direktur Olahraga Barcelona Basket

Barcelona Basket telah mengangkat Xevi Pujol sebagai direktur olahraga baru untuk tiga musim ke depan, menggantikan Juan Carlos Navarro, untuk memperkuat tim setelah hasil buruk di EuroLeague.

A
Arya Satya
04 August 2026 13 pembaca
Xevi Pujol Jadi Direktur Olahraga Baru Barcelona
Xevi Pujol Jadi Direktur Olahraga Baru Barcelona

Barcelona Basket mengumumkan penunjukan Xevi Pujol sebagai direktur olahraga yang baru, menggantikan posisi Juan Carlos Navarro. Pujol akan menjabat selama tiga musim ke depan dan ditugaskan untuk memperbaiki performa tim setelah mereka gagal mencapai playoff EuroLeague dan mengalami kekalahan di final domestik melawan Valencia.

Pengumuman resmi mengenai kedatangan Pujol disampaikan oleh FC Barcelona, yang sebelumnya telah menunjuk Navarro sebagai duta klub. Xevi Pujol, yang merupakan mantan eksekutif di Manresa dan Baskonia, kini akan memimpin bagian olahraga di Barcelona Basket.

Karier Sebelumnya dan Reputasi

Pujol, yang berusia 36 tahun, sebelumnya menjabat sebagai direktur olahraga di Baskonia Vitoria-Gasteiz, di mana ia berhasil menegosiasikan kepergiannya. Ia telah membangun reputasi yang solid di dunia bola basket Spanyol melalui perannya di Baxi Manresa, di mana ia berkontribusi dalam membentuk skuad yang kompetitif, mencapai final Liga Champions Bola Basket, serta berpartisipasi dalam playoff Liga Endesa dan Copa del Rey.

Keahlian Pujol dalam mengidentifikasi bakat muda sangat diakui, termasuk penemuan pemain-pemain berbakat seperti Sylvain Francisco dan Chima Moneke. Kesuksesannya di Manresa membawanya ke Baskonia, di mana ia melanjutkan kariernya di tingkat EuroLeague. Di musim pertamanya di Baskonia, tim tersebut berhasil meraih gelar Copa del Rey di bawah asuhan pelatih kepala Paolo Galbiati.

Tantangan di Barcelona

Namun, situasi di Vitoria tidak sepenuhnya stabil, dengan adanya laporan mengenai perselisihan internal dalam struktur klub. Saat ini, Pujol bersiap untuk memimpin Barcelona setelah kampanye EuroLeague yang mengecewakan, di mana tim tersebut hanya mampu menempati posisi ke-9 dan harus berjuang di babak play-in. Mereka memulai dengan kemenangan melawan Crvena Zvezda, tetapi kemudian tersingkir oleh AS Monaco, yang membuat mereka gagal lolos ke babak playoff.

Hasil di liga domestik juga tidak memuaskan, dengan Barcelona menutup musim reguler Liga ACB di posisi kelima dan mengalami kekalahan di final melawan Valencia Basket.

Artikel Terkait