Maccabi Tel Aviv baru saja mengumumkan perekrutan yang mengejutkan dengan resmi mengontrak Yam Madar sebagai point guard baru mereka. Pemain berusia 25 tahun asal Israel ini telah menandatangani kontrak selama tiga tahun dengan klub juara Israel tersebut.
Dalam siaran pers yang dirilis, Maccabi Tel Aviv menyatakan, "Ini dia, ini benar-benar terjadi dan dalam skala besar." Yam Madar, yang memiliki tinggi 1,90 m dan merupakan penggemar setia tim kuning-biru, akan bergabung dengan skuad yang telah diperkuat di bawah arahan pelatih Oded Kattash.
Langkah Strategis untuk Musim Mendatang
Perekrutan Madar menjadi langkah penting dalam membangun tim untuk musim 2026/27, setelah sebelumnya Maccabi Tel Aviv juga memperpanjang kontrak beberapa pemain seperti John DiBartolomeo, Jaylen Hoard, Jimmy Clark, Will Rayman, dan O’Shea Brissett, serta kembalinya Bonzi Colson. Madar memiliki pengalaman bermain di bawah pelatih Kattash saat membela tim nasional Israel, sehingga ia sudah mengenal rekan-rekan barunya dengan baik.
Yam Madar dikenal sebagai pemain yang memiliki kemampuan mencetak poin yang baik, menciptakan peluang bagi rekan satu tim, serta memiliki kemampuan bertahan yang solid. Meskipun masih muda, ia telah mengumpulkan banyak pengalaman di level tertinggi baik di Liga Israel maupun di Eropa, dengan total 89 pertandingan Euroleague yang telah dilakoninya.
Harapan dan Komitmen Yam Madar
Yam Madar menyatakan kegembiraannya untuk memulai babak baru dalam kariernya dan bergabung dengan Maccabi Tel Aviv. Ia mengatakan, "Saya senang dan bersemangat untuk memulai babak baru dan bergabung dengan Maccabi Tel Aviv. Saya sudah tidak sabar untuk bertemu para penggemar, rekan satu tim, dan staf, dan saya berjanji akan memberikan yang terbaik dalam setiap latihan dan setiap pertandingan untuk membantu klub mencapai tujuannya. Saya ingin berterima kasih kepada tim, manajemen, dan pemilik atas kepercayaan mereka dan berharap dapat membalasnya di lapangan. Maju terus, Maccabi!"
Sebelum bergabung dengan Maccabi Tel Aviv, Madar telah bermain untuk Hapoel Tel Aviv selama dua musim terakhir. Di EuroLeague musim lalu, ia tampil dalam 16 pertandingan dengan rata-rata 3,1 poin, 1,4 assist, dan 1,1 rebound, meskipun bermain kurang dari 10 menit per pertandingan.