Logo
Sepakbola

Yamal dan Cucurella: Dari Sindiran Hingga Keterpurukan di El Clasico

Lamine Yamal, bintang muda Barcelona, sempat mengeluarkan sindiran kepada Marc Cucurella sebelum El Clasico, namun pada akhirnya ia tak berdaya menghadapi bek Real Madrid tersebut.

E
Elvira Adhitama
26 October 2026 9 pembaca
Lamine Yamal vs Marc Cucurella di El Clasico. (Foto: Photo By Dennis Agyeman/Europa Press via Getty Images)
Lamine Yamal vs Marc Cucurella di El Clasico. (Foto: Photo By Dennis Agyeman/Europa Press via Getty Images)

Barcelona - Lamine Yamal pernah melontarkan sindiran kepada Marc Cucurella sebelum pertandingan El Clasico. Pemain muda berbakat dari Barcelona ini akhirnya tidak bisa berbuat banyak di hadapan bek Real Madrid tersebut.

Sindiran Yamal muncul ketika Cucurella bergabung dengan Real Madrid pada musim panas 2026. Ia menyatakan bahwa rekan setimnya di Timnas Spanyol itu akan kesulitan saat berhadapan dengannya. "Aku bilang kalau dia bakal main di laga Clasico perdana dan jadi pemain cadangan dalam pertemuan berikutnya, sebab aku akan menerkamnya hidup-hidup saat duel pertama," ungkap Yamal mengenai Cucurella kepada Tiempo de Juego.

Pertemuan di El Clasico

Keduanya akhirnya bertemu dalam laga El Clasico yang berlangsung pada Senin (26/10/2026) dini hari WIB, di mana Barcelona menjamu Real Madrid di Spotify Camp Nou. Meskipun diharapkan menjadi andalan lini serang Barcelona, Yamal justru tidak dapat menunjukkan performa terbaiknya. Pemain berusia 19 tahun itu berhasil dibungkam oleh Marc Cucurella.

Sepanjang pertandingan, Yamal tidak mampu menciptakan peluang, bahkan tidak ada satu pun tembakan ke arah gawang yang dihasilkan. Di sisi lain, Cucurella menunjukkan performa yang mengesankan dengan mencatatkan 3 tekel, 3 intersep, 5 sapuan, dan satu blok bola. Akhirnya, Barcelona harus mengakui kekalahan 2-1 dari Real Madrid, di mana dua gol Kylian Mbappe hanya dapat dibalas oleh satu gol dari Raphinha.

Apresiasi dari Pelatih Real Madrid

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, memberikan pujian atas penampilan Cucurella yang berhasil meredam Yamal. Mourinho menyatakan bahwa mantan bek Chelsea tersebut tampil sangat baik. "Dia telah melakukan pekerjaan yang hebat. Saya selalu bilang saya hanya memahami seberapa bagus pemain ketika saya melihat mereka di depan saya. Di televisi, saya melewatkan sesuatu. Dari jarak sepuluh meter, saya memahami kualitas para pemain," jelas Mourinho mengenai Cucurella.

Lebih lanjut, Mourinho menambahkan, "Dia sangat bagus (Lamine Yamal), sangat sulit untuk dihadapi, dan selain bagus, dia juga cerdas. Dia mencoba segalanya. Ini adalah pertandingan tersulit yang pernah dihadapi Cucu melawan pemain yang sangat bagus," ujarnya.

Artikel Terkait