Logo
Moto GP

Alasan Pedro Acosta Beralih ke Ducati Menurut CEO KTM

CEO KTM, Gottfried Neumeister, mengungkapkan alasan di balik keputusan Pedro Acosta untuk pindah ke Ducati, yang didorong oleh keinginannya untuk mengalahkan Marc Marquez dengan motor yang sama.

S
Surya Kirana
27 September 2026 23 pembaca
Pedro Acosta membelot ke Ducati karena ingin kalahkan Marc Marquez. (Gambar: Motosan)
Pedro Acosta membelot ke Ducati karena ingin kalahkan Marc Marquez. (Gambar: Motosan)

Dalam dunia MotoGP, CEO KTM, Gottfried Neumeister, menjelaskan alasan utama di balik keputusan Pedro Acosta untuk beralih ke Ducati. Neumeister menyatakan bahwa Acosta merasa tertantang untuk bisa mengalahkan Marc Marquez dengan menggunakan motor yang identik.

Awalnya, Neumeister berusaha keras untuk mempertahankan Acosta di tim KTM. Namun, tawaran yang diberikan oleh Ducati tampaknya tidak mampu mengubah keputusan Acosta. Ia memiliki motivasi yang kuat untuk berpindah tim, yaitu keinginan untuk bersaing langsung dengan Marquez menggunakan motor yang sama. Ini mencerminkan semangat juang Acosta yang tinggi, sehingga ia berani mengambil langkah untuk pindah.

Pernyataan Gottfried Neumeister

Neumeister menegaskan bahwa Acosta memiliki pandangan yang jelas mengenai pilihan kariernya. "Bukan rahasia lagi dan [Acosta] pun pasti akan mengatakan hal yang sama. Saya pribadi sudah berusaha membujuknya untuk bertahan. Saya bahkan masih merinding mengingat ucapannya saat itu: 'Gottfried, ini bukan soal uang satu juta lebih atau kurang. Kita melihat banyak pebalap yang sedang menunggangi motor terbaik di awal musim, tetapi justru pindah ke tim lain hanya demi uang. Bagi saya, itu bukan jiwa balap sejati,'" ungkap Neumeister dalam wawancara dengan media.

Tantangan Mengalahkan Marquez

Acosta menegaskan kembali komitmennya untuk bersaing dengan Marquez, "Saya orang Spanyol. Kalaupun Anda memiliki motor yang lebih baik dengan mesin 850cc nanti dan saya bisa menang dengannya, saya tetap ingin mengalahkan Marc menggunakan senjata yang sama." Pernyataan ini menunjukkan betapa besar tantangan yang ingin dihadapi Acosta dalam kariernya.

Marquez sendiri dikenal sebagai salah satu pebalap terbaik dalam sejarah MotoGP, sehingga tidak mengherankan jika Acosta merasa terdorong untuk dapat mengalahkannya secara langsung dengan motor yang sama.

Artikel Terkait