Alex Marquez telah memberikan penjelasan mengenai keputusan yang diambilnya untuk meninggalkan Ducati dan bergabung dengan KTM mulai MotoGP 2027. Ia menyatakan bahwa sejak awal, Ducati telah memusatkan perhatian untuk merekrut Pedro Acosta, sehingga peluangnya untuk membela tim pabrikan menjadi sangat terbatas.
Pembalap asal Spanyol itu mengonfirmasi bahwa ia akan memulai babak baru dalam kariernya dengan KTM setelah menyelesaikan kerjasama selama empat tahun dengan Gresini Racing. Ia menegaskan bahwa keputusan ini tidak diambil secara tiba-tiba, karena keinginannya sejak awal adalah untuk mendapatkan kesempatan membela tim pabrikan setelah menunjukkan performa yang konsisten bersama Ducati dalam beberapa musim terakhir. "Setelah menjadi runner up musim lalu, saya mencoba mendapatkan tempat di tim pabrikan," ungkap Alex Marquez.
KTM Menjadi Pilihan Utama
Menurut Alex, KTM adalah tim yang paling menunjukkan keyakinan terhadap kemampuannya. Ia merasakan keseriusan dalam proyek yang ditawarkan oleh KTM, serta semangat yang diperlukan bagi seorang pembalap untuk berkembang. Meskipun demikian, ia mengakui bahwa meninggalkan Gresini bukanlah keputusan yang mudah. Ia bahkan telah memberi tahu pemilik tim, Nadia Padovani, dan manajer tim, Michele Masini, sejak awal proses negosiasi dengan KTM. "Saya berjanji kepada Nadia, jika ada tim yang menghubungi saya, dia akan menjadi orang pertama yang saya beri tahu," jelasnya.
Pentingnya Status Pembalap Tim Pabrikan
Alex menjelaskan bahwa statusnya sebagai pembalap tim pabrikan menjadi faktor penentu dalam pilihannya. Ia percaya bahwa kontrak langsung dengan pabrikan memberikan keuntungan besar, karena pembalap akan mendapatkan pembaruan motor lebih cepat sepanjang musim. "Anda mungkin membalap di tim satelit, tetapi memiliki kontrak pabrikan membuat segalanya berbeda. Motor bisa berkembang pesat hanya dalam beberapa seri. Itulah alasan mengapa saya menginginkan tim pabrikan," tuturnya.
Ketika ditanya tentang kekecewaannya karena Ducati tidak pernah mengajukan tawaran, Alex mengaku sudah memahami situasi tersebut sejak awal. Ia menyatakan bahwa Ducati lebih memprioritaskan Pedro Acosta sebagai proyek jangka panjang mereka. "Mereka benar-benar fokus merekrut Pedro. Saya menerima keputusan itu karena memang wajar. Pedro adalah calon juara MotoGP masa depan, usianya masih muda, sedangkan saya sudah berusia 30 tahun dan berada dalam situasi yang berbeda," ujarnya.
Meskipun ada kemungkinan tawaran dari Ducati bisa saja datang jika ia menunggu lebih lama, Alex memilih untuk tidak mengambil risiko. Ia merasa bahwa proyek KTM adalah pilihan terbaik untuk kelanjutan kariernya. Pada MotoGP 2027, Alex Marquez akan bergabung dengan tim pabrikan KTM bersama Fabio Di Giannantonio. Keduanya berasal dari Ducati, sehingga Alex yakin bahwa proses adaptasi dan pengembangan motor akan lebih mudah karena memiliki referensi teknis yang serupa.
Sementara itu, Ducati telah memastikan bahwa Marc Marquez dan Pedro Acosta akan menjadi pembalap tim pabrikan mulai musim 2027, menandai dimulainya era baru di Borgo Panigale.