Logo
Moto GP

Bagnaia: Marquez Masih Bisa Menang Meski Belum 100% Fit

Francesco Bagnaia menilai bahwa Marc Marquez tidak perlu berada dalam kondisi fisik terbaiknya untuk tetap menjadi ancaman di balapan MotoGP, setelah kemenangan Marquez di Ceko 2026.

C
Citra Erwana
22 June 2026 9 pembaca
Francesco Bagnaia dan Marc Marquez
Francesco Bagnaia dan Marc Marquez

Kemenangan Marc Marquez di MotoGP Ceko 2026 kembali memicu diskusi mengenai kondisi fisiknya. Francesco Bagnaia, rekan setim Marquez di Ducati, berpendapat bahwa Marquez tidak harus berada dalam kondisi puncak untuk tetap bersaing secara serius di lintasan balap.

Bagnaia memberikan pandangannya mengenai kondisi fisik Marquez setelah pembalap asal Spanyol itu meraih kemenangan di Sirkuit Brno. Sebelumnya, manajer tim Ducati, Davide Tardozzi, mengungkapkan bahwa Marquez belum sepenuhnya pulih dan masih memerlukan waktu untuk kembali ke performa optimal setelah menghadapi beberapa masalah kesehatan dalam beberapa pekan terakhir.

Namun, menurut Bagnaia, kondisi tersebut tidak akan berpengaruh signifikan terhadap performa Marquez saat berlaga di balapan utama. Ia percaya bahwa pengalaman dan kemampuan Marquez, yang merupakan juara dunia delapan kali, akan memungkinkannya untuk tetap bersaing di level tertinggi meskipun belum sepenuhnya fit. "Untungnya dia memang belum 100 persen. Tetapi saya rasa dia juga tidak terlalu jauh dari kondisi terbaiknya, terutama untuk balapan," ungkap Bagnaia.

Kemampuan Marquez di Lintasan

Bagnaia menambahkan, "Untuk sesi kualifikasi mungkin berbeda. Namun dalam balapan, Anda tidak selalu harus mendorong motor di batas maksimal karena ada banyak aspek yang harus dikelola. Marc cukup hebat untuk mengatasi situasi seperti itu." Kemenangan di Brno menjadi yang kedua berturut-turut bagi Marquez setelah penampilan mengesankan pada seri sebelumnya. Hasil ini membuka kembali persaingan untuk gelar juara dunia MotoGP 2026, setelah Marquez berhasil memangkas jarak dengan pemimpin klasemen, Marco Bezzecchi.

Bagnaia juga mengakui bahwa Sirkuit Brno sangat sesuai dengan karakter balap Marquez. Ia merujuk pada statistik yang menunjukkan bahwa Marquez selalu tampil kompetitif di trek tersebut. "Jika melihat statistiknya, rata-rata hasil Marc di sirkuit ini sangat luar biasa. Ini memang trek yang sesuai dengan gaya balapnya dan dia melakukan pekerjaan yang fantastis," kata Bagnaia.

Performa Bagnaia di Brno

Dalam balapan utama, Bagnaia sempat memimpin sebelum akhirnya disalip oleh Marquez. Pembalap asal Italia itu mengakui kesulitan dalam mempertahankan ritme setelah berada di belakang motor rekan setimnya. "Saat Marc menyalip saya, bagian depan motor mulai sering kehilangan grip. Understeer sangat terasa sehingga saya harus mengurangi kecepatan dan membiarkan mereka menjauh," jelasnya.

Meskipun finis di belakang Marquez dalam balapan utama, Bagnaia tetap melihat adanya kemajuan dalam performanya sepanjang akhir pekan di Brno. Kini, fokus tim Ducati akan beralih ke seri berikutnya di Assen, dengan harapan untuk menemukan solusi atas masalah performa ban yang masih menjadi tantangan utama bagi Bagnaia di musim ini.

Artikel Terkait