Logo
Olahraga Lain

Conor McGregor Ungkap Terence Crawford Pernah Menolak Tawaran Pertarungan Miliaran

Terence Crawford kembali menjadi sorotan setelah Conor McGregor mengklaim bahwa petinju tersebut pernah menolak tawaran pertarungan senilai 200 juta dolar AS.

E
Eko Prasetyo
19 June 2026 10 pembaca
Terence Crawford
Terence Crawford

Nama Terence Crawford kembali mencuri perhatian dalam dunia olahraga tinju setelah Conor McGregor mengungkapkan bahwa mantan juara dunia itu pernah menolak tawaran pertarungan yang bernilai 200 juta dolar AS. Crawford, yang mengakhiri karier profesionalnya pada tahun 2025, telah mencapai salah satu prestasi terbesar dalam sejarah tinju modern dengan mengalahkan Saul "Canelo" Alvarez dan meraih status juara dunia tak terbantahkan di kelas menengah super.

Kemenangan tersebut semakin memperkuat posisi Crawford sebagai salah satu petinju terbaik di generasinya. Ia tercatat sebagai juara dunia tak terbantahkan di tiga kelas berbeda dan juga meraih gelar juara di lima divisi sepanjang kariernya. Namun, menurut McGregor, ada satu peluang besar yang tidak pernah terwujud.

Tawaran Pertarungan yang Menggiurkan

Dalam sebuah wawancara dengan Ariel Helwani, McGregor mengungkapkan bahwa ia pernah menghubungi Crawford untuk menawarkan pertarungan yang didukung oleh tokoh olahraga Arab Saudi, Turki Alalshikh. Paket tawaran tersebut mencakup dua pertandingan, yakni duel tinju dan pertarungan MMA, dengan total nilai mencapai 200 juta dolar AS. "Saya menelepon Terence dan mengatakan bahwa ada tawaran besar untuknya. Nilainya ratusan juta dolar, tepatnya 200 juta dolar. Akan ada pertarungan MMA melawan saya dan satu laga tinju juga," ungkap McGregor.

Keputusan Crawford yang Tak Mengejutkan

McGregor menyatakan bahwa Crawford menolak tawaran tersebut karena ia tidak berminat untuk bertarung di arena MMA. "Dia bilang tidak ingin menerima tendangan dari saya. Itu keputusan dia. Tapi saya tidak mengerti bagaimana seorang petarung tidak ingin menguji dirinya dalam tantangan seperti itu," kata McGregor. Meskipun demikian, keputusan Crawford tidak terlalu mengejutkan, mengingat setelah pensiun, ia juga dilaporkan telah menolak beberapa tawaran comeback bernilai tinggi, termasuk kemungkinan untuk bertanding ulang melawan Canelo Alvarez.

Dalam beberapa tahun terakhir, pertarungan lintas disiplin semakin populer, dengan Francis Ngannou yang pernah bertarung melawan Tyson Fury dan Anthony Joshua di ring tinju. Namun, bagi banyak penggemar tinju, jika Crawford suatu saat memutuskan untuk kembali dari pensiun, mereka lebih berharap untuk melihatnya menghadapi petinju-petinju besar daripada terlibat dalam pertarungan crossover yang dapat mengaburkan warisan luar biasa yang telah ia bangun selama kariernya.

Artikel Terkait