Dalam dunia MotoGP, Davide Tardozzi, seorang pejabat tinggi di Ducati, menolak keras kabar yang mengklaim bahwa Marc Marquez telah mendikte pengembangan motor tim. Ia meyakini bahwa isu tersebut sama sekali tidak berdasar.
Sejak Marquez bergabung dengan Ducati, performa Francesco Bagnaia mengalami penurunan yang signifikan. Banyak pihak berpendapat bahwa hal ini disebabkan oleh pengembangan motor yang terlalu disesuaikan dengan kebutuhan Marquez. Tardozzi menjelaskan bahwa media telah memutarbalikkan fakta yang sebenarnya terjadi.
Pernyataan Tardozzi tentang Pengembangan Motor
“Situasinya memang murni seperti itu karena seluruh pembalap Aprilia berada di depan. Meski demikian, saya tidak percaya dan sangat menentang tuduhan pihak-pihak yang mengklaim bahwa Marc Márquez telah mengarahkan pengembangan motor hanya demi memenuhi kebutuhannya sendiri. Hal itu sama sekali tidak benar,” ungkap Tardozzi. “Saya melihat sendiri apa saja kontribusi yang masuk dan apa saja yang diputuskan oleh pembalap lain, jadi sama sekali tidak benar jika Márquez meminta motor dirancang khusus sesuai spesifikasinya. Itu cuma rumor tak berdasar,” tambahnya.
Kemampuan Tim dalam Pengembangan Motor
Tardozzi juga menekankan bahwa semua pihak yang terlibat dalam pengembangan motor mengetahui dengan jelas apa yang telah dilakukan untuk Marquez dan upaya yang dilakukan untuk pembalap lainnya. “Kami selalu memiliki kapabilitas dan kemampuan untuk menyesuaikan pengembangan motor bagi masing-masing pembalap. Dengan kata lain, tidak bisa disimpulkan bahwa jika motor tersebut bekerja sangat baik untuk Márquez, lantas karakternya menjadi seragam untuk semua orang,” tegasnya sekali lagi.