Michele Pirro mengakui bahwa Ducati belum menemukan cara cepat untuk mengatasi masalah yang mereka hadapi, terutama setelah balapan terakhir di MotoGP Inggris. Meskipun performa Desmosedici GP26 tidak selalu konsisten di setiap sirkuit, ia tetap mendukung Marc Marquez dalam persaingan untuk meraih gelar juara dunia.
Ducati kini menghadapi tantangan baru di paruh kedua MotoGP 2026, di mana Aprilia menunjukkan performa yang kuat dalam beberapa seri terakhir. Hal ini membuat persaingan untuk meraih gelar semakin sulit diprediksi. Pirro menilai bahwa performa Ducati masih sangat tergantung pada karakteristik masing-masing sirkuit. Ia menyatakan, "Di MotoGP, tidak ada yang berubah dibandingkan apa yang kita lihat dalam 12 balapan pertama. Kurang lebih situasinya masih sama."
Kurangnya Solusi Instan
Pirro juga menegaskan bahwa Ducati tidak memiliki solusi instan untuk masalah yang ada. "Tidak ada solusi langsung untuk masalah tersebut. Kami sedang mengerjakannya, tetapi kami menganggap proyek ini sekarang sudah mencapai tahap akhirnya," ujarnya. Saat ini, Ducati mulai mengalihkan fokus pengembangan menuju MotoGP 2027, di mana regulasi baru akan mengharuskan penggunaan mesin 850cc. Oleh karena itu, sumber daya pabrikan lebih banyak diarahkan untuk proyek generasi mendatang.
Pentingnya Karakter Sirkuit
Pirro memperkirakan bahwa karakter sirkuit akan memainkan peran penting dalam menentukan kekuatan Ducati pada sisa musim 2026. Ia optimis bahwa Desmosedici bisa kembali menjadi acuan di Aragon, terutama melalui Marc Marquez. "Saya berharap kami kembali menjadi patokan di Aragon. Marc bisa menjadi patokan di sana," tuturnya.
Namun, Pirro memperkirakan bahwa MotoGP San Marino di Misano akan menjadi tantangan yang lebih berat, mengingat Marco Bezzecchi memiliki performa yang kuat di sirkuit tersebut. Menurutnya, persaingan untuk gelar musim ini bisa ditentukan oleh detail kecil, termasuk kesalahan yang dilakukan oleh para pembalap.
Saat ditanya mengenai pembalap yang paling ia jagokan, Pirro memilih Marquez. Pilihannya bukan karena Fabio Di Giannantonio tidak mampu bersaing, melainkan karena Marquez akan tetap bersama Ducati musim depan. Ia juga memberikan pujian kepada Di Giannantonio yang dianggapnya menjalani musim yang luar biasa. Namun, ia berharap Ducati tetap menjadi pemenang di akhir musim. "Yang penting adalah Ducati yang menang," ujarnya.
Michele Pirro pun memilih untuk tidak terlalu memikirkan apakah sebuah sirkuit menguntungkan Ducati atau tidak. Ia ingin timnya menjalani sisa musim satu balapan demi satu balapan sebelum menarik kesimpulan di Valencia.