Logo
Moto GP

Ducati Percaya Diri Bawa Nicolo Bulega ke MotoGP 2027 Meski Rekam Jejak Kurang Memuaskan

Ducati telah resmi menunjuk Nicolo Bulega untuk bergabung dengan tim VR46 di MotoGP 2027, meskipun catatan prestasinya di Moto2 dan Moto3 tidak terlalu mengesankan. Bos Ducati, Luigi Dall'Igna, tetap...

S
Surya Kirana
09 October 2026 24 pembaca
Nicolo Bulega
Nicolo Bulega

Ducati telah mengambil langkah signifikan dengan menunjuk Nicolo Bulega sebagai pembalap untuk debutnya di MotoGP 2027 bersama tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team. Meskipun catatan karirnya di kelas menengah tidak terlalu cemerlang, keputusan ini menunjukkan keyakinan pabrikan asal Borgo Panigale terhadap potensi Bulega.

Keputusan ini menuai perhatian karena Bulega memiliki pengalaman tiga musim di Moto3 tanpa pernah berhasil naik podium, dan penampilannya di Moto2 juga tidak menonjol. Banyak yang meragukan kesiapan Bulega untuk bersaing di kelas MotoGP yang lebih kompetitif.

Alasan di Balik Keputusan Ducati

Keraguan terhadap Bulega semakin menguat setelah melihat contoh pembalap lain, Toprak Razgatlioglu, yang kesulitan menembus 10 besar di musim debutnya bersama Pramac Yamaha. Namun, Ducati memiliki alasan teknis yang solid untuk memilih Bulega. Mulai tahun 2027, regulasi MotoGP akan berubah dengan mesin 850cc menggantikan mesin 1000cc, dan Pirelli akan menjadi pemasok ban tunggal, menggantikan Michelin.

Bulega dianggap memiliki keuntungan karena sudah akrab dengan ban Pirelli selama berkompetisi di World Superbike dan aktif terlibat dalam pengembangan prototipe Ducati 850cc bersama Michele Pirro sepanjang tahun 2026. Ia juga berhasil meraih gelar juara dunia World Superbike 2026 dengan performa yang sangat mengesankan sebelum bergabung dengan MotoGP.

Optimisme dari Manajemen Ducati

Luigi Dall'Igna, General Manager Ducati Corse, menanggapi skeptisisme terhadap Bulega dengan optimisme. Ia percaya bahwa Bulega memiliki keunggulan yang sering kali diabaikan oleh orang lain. "Saya pikir kecepatan di tengah tikungan adalah salah satu kekuatan terbesarnya," ungkap Dall'Igna. "Itulah fase balapan di mana Nicolo mendapatkan hasil maksimal."

Selain aspek teknis, Dall'Igna juga menyoroti kematangan mental Bulega. "Saya pikir dia secara mental sangat kuat saat ini. Tidak seperti dulu. Saya percaya dia telah belajar banyak dari pengalamannya di sini," tambahnya.

Bagi Nicolo Bulega, kesempatan ini sangat berarti. Ia tidak lagi berperan sebagai pembalap pengganti seperti saat menggantikan Marc Marquez di akhir tahun 2025, melainkan sebagai pembalap reguler yang akan berkolaborasi dengan Fermin Aldeguer di tim milik Valentino Rossi. Lingkungan VR46, yang pernah ia bela di Moto3 dan Moto2, dianggap ideal untuk mempercepat proses adaptasinya. Masukan dan kritik yang diterima di tim akan menjadi kunci dalam pengembangan Desmosedici GP 850cc yang akan bersaing di era baru dengan regulasi aerodinamika yang lebih ketat dan tanpa perangkat ketinggian.

Artikel Terkait