Logo
Olahraga Lain

Dukungan Besar untuk Raven Chapman Setelah Cedera Otak Saat Sparring

Dunia tinju memberikan dukungan yang kuat kepada Raven Chapman setelah ia menjalani operasi otak darurat akibat cedera serius saat sparring di Denmark.

A
Anggun Ratnasari
06 August 2026 1 pembaca
Raven Chapman
Raven Chapman

Dunia tinju menunjukkan solidaritas yang luar biasa terhadap Raven Chapman, mantan penantang gelar juara dunia, setelah ia menjalani operasi otak darurat akibat cedera serius yang dialaminya saat sesi sparring di Denmark. Chapman dilaporkan tiba-tiba terjatuh setelah latihan pada 24 Juli waktu setempat. Tim medis segera memberikan pertolongan sebelum petinju berusia 32 tahun tersebut diterbangkan dengan helikopter ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Hasil pemeriksaan medis mengungkapkan bahwa Chapman mengalami hematoma otak dan pembengkakan pada jaringan otak. Dokter pun memutuskan untuk melakukan operasi darurat guna menghentikan pendarahan serta menstabilkan kondisinya. Manajemen Chapman mengonfirmasi bahwa prosedur operasi berjalan sesuai rencana. Setelah tindakan medis, ia sempat dalam kondisi koma yang diinduksi secara medis untuk mendukung proses pemulihan yang lebih optimal.

Perkembangan Kondisi dan Dukungan Keluarga

"Dalam beberapa hari terakhir, obat penenangnya telah dihentikan. Raven masih menjalani perawatan intensif dan sedang menunggu proses pemindahan ke rumah sakit di Inggris untuk menjalani rehabilitasi yang diperkirakan membutuhkan waktu cukup panjang," demikian pernyataan resmi dari tim manajemennya. Tim dokter terus memantau perkembangan kondisi Chapman, sementara keluarganya telah berada di Denmark untuk mendampingi selama masa perawatan. Manajemen juga meminta publik untuk menghormati privasi keluarga hingga kondisi sang petinju benar-benar stabil.

Respon dari Dunia Tinju

Kabar mengenai insiden ini memicu gelombang dukungan dari berbagai tokoh tinju di seluruh dunia. Promotor Frank Warren turut membagikan tautan penggalangan dana yang dibuat untuk membantu kebutuhan keluarga Chapman selama proses pengobatan dan rehabilitasi. Penggalangan dana tersebut juga mendapatkan kontribusi dari sejumlah figur ternama, termasuk promotor Eddie Hearn dan Nakisa Bidarian. Sementara itu, mantan lawan Chapman, Skye Nicolson, menyampaikan doa melalui media sosial dan mengajak sang petinju untuk terus berjuang melewati masa sulit ini.

Chapman dikenal sebagai salah satu petinju wanita terbaik di Inggris. Sepanjang karier profesionalnya, ia pernah menantang gelar juara dunia kelas bulu WBC dan beberapa kali tampil dalam ajang besar di bawah promotor Queensberry Promotions. Insiden yang dialami Raven Chapman kembali mengingatkan kita bahwa olahraga tinju memiliki risiko tinggi, bahkan saat petinju hanya menjalani sesi latihan. Namun, kabar terbaru yang menunjukkan bahwa kondisinya mulai stabil memberikan harapan bagi keluarga, rekan-rekan sesama petinju, dan para penggemarnya agar ia dapat menjalani proses pemulihan dengan baik.

Artikel Terkait