Roy Jones Jr baru-baru ini membagikan pengalaman mengenai salah satu momen paling bersejarah dalam karier tinjunya di dunia profesional. Petinju yang dikenal sebagai salah satu yang terbaik dalam berbagai kategori ini memulai kariernya pada tahun 1989, setelah sebelumnya meraih medali perak di Olimpiade Seoul 1988.
Puncak kesuksesannya terjadi selama dekade 1990-an, di mana ia berhasil merebut gelar juara dunia di kelas middleweight, super-middleweight, dan light-heavyweight. Di antara kemenangan-kemenangannya yang terkenal adalah melawan Mike McCallum, James Toney, dan Bernard Hopkins. Namun, Jones mengungkapkan bahwa pencapaian terbesarnya justru terjadi pada tahun 2003.
Pada tahun tersebut, ia melakukan lonjakan ke kelas heavyweight dan berhasil mengalahkan juara dunia WBA, John Ruiz, dengan kemenangan angka mutlak. Keberhasilan ini sering dianggap sebagai pencapaian terbesar dalam kariernya. Dalam sebuah wawancara di Ring Champs bersama Ak & Barak, Jones menekankan bahwa meraih gelar heavyweight adalah momen terbaik dalam perjalanan profesionalnya.
Pencapaian Historis yang Unik
Jones menyatakan bahwa pencapaian ini memiliki makna historis, karena ia menjadi satu-satunya petinju yang memulai karier di kelas 154 pound dan kemudian berhasil menjadi juara dunia di kelas heavyweight. Momen ini menandai sebuah tonggak penting dalam sejarah tinju.
Kembali ke Kelas Ringan
Meskipun sukses di kelas heavyweight, karier Jones di kategori ini tidak bertahan lama. Ia kemudian kembali turun ke kelas 175 pound dan berhasil menyatukan gelar dunia light-heavyweight versi WBC dan WBA setelah mengalahkan Antonio Tarver, sesama petinju asal Amerika Serikat, di Mandalay Bay Events Center, Las Vegas.