Logo
Moto GP

Dukungan Tim untuk Marc Marquez Dipertanyakan, Fabio Di Giannantonio Jadi Sorotan

Ducati menghadapi tantangan dalam memberikan dukungan kepada Marc Marquez dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026, dengan Fabio Di Giannantonio diragukan untuk mematuhi instruksi tim.

E
Elvira Adhitama
21 October 2026 19 pembaca
Marc Marquez berduel dengan Fabio Di Giannantonio
Marc Marquez berduel dengan Fabio Di Giannantonio

Perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin intens menjelang balapan di Australia, Malaysia, dan Qatar. Saat ini, Jorge Martin memimpin klasemen dengan keunggulan dua poin dari Marc Marquez, sementara Marco Bezzecchi berada di posisi ketiga dengan selisih 46 poin. Martin tidak berhasil memperlebar jarak setelah balapan di MotoGP Indonesia, di mana Marquez berhasil meraih kemenangan dalam Sprint dan finis di posisi keenam pada balapan utama di Mandalika, sehingga persaingan di papan atas tetap ketat.

Penerapan Instruksi Tim Dipertimbangkan

Situasi ini menimbulkan kemungkinan penerapan instruksi tim untuk mendukung pembalap yang memiliki peluang lebih besar dalam meraih gelar. Aprilia telah mulai membahas kemungkinan tersebut setelah insiden yang melibatkan Bezzecchi dan Raul Fernandez dalam Sprint di Indonesia. Mat Oxley, seorang pengamat MotoGP, menyatakan dalam podcastnya bahwa Ducati memiliki situasi yang lebih sederhana karena hanya Marc Marquez yang bersaing dalam perebutan gelar di antara pembalap mereka.

Oxley memperkirakan bahwa Alex Marquez dan Francesco Bagnaia akan mengikuti instruksi jika Ducati memutuskan untuk memberikan dukungan kepada Marquez. Dia juga menilai Franco Morbidelli tidak akan menjadi penghalang utama. Namun, Oxley meragukan bahwa Fabio Di Giannantonio akan bersikap sama. “Saya rasa kita mungkin akan melihat team order di Phillip Island, bukan hanya dari tim, tetapi juga dari pabrikan,” ujarnya.

Hubungan yang Rumit dan Masa Depan Di Giannantonio

Oxley menambahkan, “Ducati bisa mengatakan kepada pembalap lainnya untuk tidak menabrak Marc, memberinya ruang, dan mungkin tidak mengalahkannya. Saya membayangkan Alex akan mematuhinya. Pecco juga mungkin akan mematuhi instruksi tersebut, meski saya rasa dia tidak akan terlalu berpengaruh.” Di Giannantonio dianggap berpotensi menjadi pengecualian karena hubungan yang kurang baik dengan Marquez, yang pernah terlibat insiden di Circuit of the Americas (COTA) dan memicu ketegangan di ruang konferensi pers.

Selain itu, Di Giannantonio telah dipastikan akan bergabung dengan KTM pada musim 2027. Menurut Oxley, situasi ini bisa membuatnya tidak memiliki alasan kuat untuk mengutamakan kepentingan Ducati di akhir musim ini. Di sisi lain, situasi di Aprilia dianggap lebih rumit. Ai Ogura akan meninggalkan tim, sehingga ia mungkin lebih memilih untuk mengejar kemenangan pribadi selama masih memiliki kesempatan. Bezzecchi juga masih terlibat dalam persaingan gelar, yang membuat Aprilia sulit untuk meminta dirinya mengalah demi rekan setim.

Sementara itu, Raul Fernandez yang akan bertahan bersama Aprilia pada musim depan diperkirakan lebih mungkin untuk mengikuti instruksi tim. Namun, keputusan mengenai penerapan instruksi tim dari kedua pabrikan tersebut masih harus ditunggu dalam lima seri terakhir musim ini.

Artikel Terkait