Logo
Olahraga Lain

Eddie Hearn Menanggapi Keras Pernyataan Dana White tentang Pertarungan Joshua vs Fury

Eddie Hearn mengkritik keras CEO UFC Dana White yang mengklaim akan menjadi promotor utama dalam pertarungan antara Anthony Joshua dan Tyson Fury. Hearn menegaskan bahwa klaim tersebut tidak berdasar...

E
Elvira Adhitama
14 June 2026 1 pembaca
Eddie Hearn Menanggapi Keras Pernyataan Dana White tentang Pertarungan Joshua vs Fury
Eddie Hearn membantah secara tegas semua klaim mengenai keterlibatan Zuffa Boxing dalam penyelenggaraan pertarungan tersebut. (Foto: Fight TV)

Eddie Hearn memberikan tanggapan tajam terhadap Dana White, CEO UFC dan pendiri Zuffa Boxing, setelah White mengklaim akan menjadi promotor utama dalam pertarungan kelas berat antara Anthony Joshua dan Tyson Fury. Dalam pernyataannya kepada ESPN pada hari Kamis (11/6) waktu setempat, Hearn menyebut klaim White sebagai sesuatu yang "benar-benar tidak tahu apa-apa" dan dengan tegas membantah semua pernyataan mengenai keterlibatan Zuffa Boxing dalam penyelenggaraan pertarungan tersebut.

Kontroversi yang Muncul

Kontroversi ini muncul setelah White menyampaikan dalam konferensi pers pada hari Sabtu lalu bahwa Hearn tidak memiliki peran dalam negosiasi kontrak antara Joshua dan Fury. White bahkan mengklaim sudah mengetahui lokasi pertandingan meskipun belum ada pengumuman resmi yang dirilis. "Hubungi Eddie sekarang dan tanyakan di mana pertarungan itu akan digelar. Tanyakan juga siapa yang menegosiasikan kontraknya. Bukan dia," ungkap White.

Tanggapan Hearn

Menanggapi pernyataan tersebut, Eddie Hearn menyebutnya tidak masuk akal dan hanya mencerminkan usaha White untuk tetap mendapatkan perhatian di dunia tinju. "Bisnis tinjunya sedang tidak berkembang sehingga dia berusaha mencari cara agar tetap relevan dan menjadi bagian dari pertarungan terbesar di dunia tinju, yaitu Joshua melawan Fury," jelas Hearn. Ia menegaskan bahwa dirinya yang secara langsung menangani negosiasi kontrak selama tiga bulan terakhir bersama perusahaan hiburan SELA dan Ketua Otoritas Hiburan Umum Arab Saudi, Turki Alalshikh.

Hearn menambahkan bahwa White sama sekali tidak mengetahui isi kontrak yang telah disepakati. "Dana White, TKO, maupun Zuffa tidak memiliki keterlibatan sebagai promotor dalam pertunjukan itu. Dia juga tidak mengetahui adanya klausul lain dalam kontrak yang menyatakan bahwa pertarungan Anthony Joshua melawan Tyson Fury wajib digelar di Inggris," tegas Hearn.

Meskipun tanggal dan lokasi resmi belum diumumkan, Hearn mengungkapkan kepada ESPN bahwa duel antara Joshua dan Fury direncanakan berlangsung pada bulan November mendatang di Inggris, dengan Stadion Wembley sebagai lokasi yang paling memungkinkan. Namun, rencana ini tetap bergantung pada hasil pertandingan yang akan dijalani kedua petinju sebelumnya. Joshua dijadwalkan bertanding melawan Kristian Prenga pada 25 Juli, sementara Fury diperkirakan akan menjalani satu laga pemanasan pada akhir musim panas ini.

Perselisihan antara Hearn dan White telah berlangsung sejak Zuffa Boxing resmi diluncurkan pada awal tahun ini. Ketegangan semakin meningkat setelah Zuffa Boxing merekrut petinju Inggris Conor Benn, yang sebelumnya dipromosikan oleh Matchroom sejak awal karir profesionalnya. Belakangan, rencana pertarungan Conor Benn melawan Ryan Garcia pada bulan September juga menghadapi kendala setelah Golden Boy Promotions, promotor Garcia, mengirim surat penghentian dan larangan kepada Zuffa Boxing dan TKO Group agar menghentikan upaya yang dianggap mengganggu hubungan kontrak dengan petinjunya. Hearn juga mengklaim bahwa surat serupa telah dikirim oleh DAZN, yang disebut memiliki kontrak eksklusif dengan Garcia.

"Itu hanya menunjukkan kesombongan Dana White dan Zuffa Boxing. Mereka ingin mengendalikan segalanya dan tidak menghormati kontrak yang sudah berlaku," kata Hearn. ESPN telah meminta tanggapan dari Zuffa Boxing mengenai tuduhan tersebut, namun hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan belum memberikan respons resmi.

Artikel Terkait