Real Madrid Basketball mengumumkan bahwa Eli Ndiaye, seorang power forward berusia 22 tahun dengan tinggi 2,04 meter, telah resmi kembali ke klub yang dikenal dengan sebutan Los Blancos. Kembalinya Ndiaye terjadi setahun setelah ia memulai perjalanan kariernya di Amerika Serikat.
Dalam pernyataan resmi klub, disebutkan bahwa “Real Madrid C.F. dan Eli Ndiaye telah mencapai kesepakatan bagi pemain berposisi power forward tersebut untuk menjadi pemain Real Madrid selama dua musim ke depan, hingga akhir musim 2027-2028.” Dengan demikian, Los Blancos kembali merekrut pemain yang merupakan alumnus akademi mereka, yang memenuhi syarat kuota pemain dengan profil yang sesuai untuk memperkuat posisi '4'. Posisi ini kini juga diisi oleh Chuma Okeke dan Mikael Jantunen setelah kepergian Mario Hezonja.
Perjalanan Karier Eli Ndiaye
Ndiaye pertama kali bergabung dengan akademi Real Madrid pada tahun 2017 saat berusia 13 tahun, dan ia berhasil meniti karier hingga akhirnya masuk ke tim utama. Pada tahun 2025, ia meninggalkan Madrid untuk mengejar peluang di NBA dan menandatangani kontrak two-way dengan Atlanta Hawks. Sayangnya, cedera robekan labrum memaksanya menjalani operasi yang mengakhiri musimnya lebih awal, bahkan sebelum ia dapat melakoni debut di NBA. Selama periode tersebut, ia hanya sempat bermain untuk College Park Skyhawks di G League.
Harapan dan Kontribusi di Real Madrid
Kini, setelah kembali ke lingkungan yang sudah dikenalnya, Ndiaye bertekad untuk melanjutkan perkembangan kariernya dan memberikan kontribusi melalui keunggulan postur, energi, dan fleksibilitas pertahanan di posisi power forward. Dengan kembalinya Ndiaye, Real Madrid mendapatkan pemain muda dan atletis yang masih memiliki potensi untuk berkembang. Ia akan bergabung dengan rotasi pemain interior yang sudah diperkuat oleh Tavares dan Sarr, sembari menunggu kedatangan Jones, serta kelompok pemain sayap dan power forward yang solid dengan kehadiran Deck, Okeke, Pradilla, dan Jantunen.