Logo
Raket

Feng Yanzhe dan Huang Dongping Melaju ke Final Japan Open 2026 Setelah Kalahkan Koga-Saito

Kejuaraan Bulu Tangkis Japan Open 2026 memasuki fase semifinal dengan tim Tiongkok berhasil meraih dua kemenangan dari tiga pertandingan. Feng Yanzhe dan Huang Dongping mengalahkan pasangan Jepang Kog...

A
Arya Satya
19 July 2026 26 pembaca
Feng Yan Zhe-Huang Dong Ping/[Foto:SinaSports]
Feng Yan Zhe-Huang Dong Ping/[Foto:SinaSports]

Kejuaraan Bulu Tangkis Japan Open 2026 telah mencapai hari kelima dari babak utama. Dalam pertandingan semifinal, tim nasional bulu tangkis Tiongkok berhasil meraih dua kemenangan dan satu kekalahan dari tiga pertandingan yang dimainkan. Berikut adalah laporan lengkap mengenai pertandingan tersebut.

Dominasi Feng Yanzhe dan Huang Dongping

Feng Yanzhe dan Huang Dongping berhasil mengalahkan pasangan Jepang, Akira Koga dan Natsu Saito, dengan skor 2-0. Koga dan Saito, yang baru memulai karir mereka di ganda campuran pada musim ini, telah menunjukkan performa yang mengesankan dengan mencapai peringkat 13 dunia. Mereka menjadi salah satu pesaing yang kuat setelah tampil baik di berbagai turnamen internasional. Namun, di Australian Open musim ini, mereka harus menerima kekalahan dari Feng Yanzhe dan Huang Dongping.

Dalam pertemuan kembali di Japan Open, Koga dan Saito yang bermain di kandang sendiri berusaha memberikan yang terbaik. Namun, saat pertandingan dimulai, pasangan Tiongkok menunjukkan dominasi mereka sebagai pemain nomor satu dunia. Huang Dongping tampil sangat baik di dekat net, memaksa Koga dan Saito untuk sering mengangkat bola tinggi. Smash yang kuat dari Feng Yanzhe juga sangat akurat, berusaha mengenai tubuh Saito, dan berhasil memberikan efek yang diinginkan.

Feng dan Huang unggul di awal kedua game, dan hanya membutuhkan waktu 37 menit untuk mengalahkan tuan rumah dengan skor 21-13 dan 21-8, meredam semangat penonton Jepang yang ramai sebelum pertandingan berlangsung.

Chen Yufei dan Rivalitas dengan PV Sindhu

Di sisi lain, pertandingan antara Chen Yufei dan PV Sindhu juga menarik perhatian. Sindhu, yang telah meraih gelar Kejuaraan Dunia serta medali perak dan perunggu di Olimpiade, tetap menjadi salah satu pemain tunggal putri yang paling tangguh di dunia meskipun usianya telah melewati 30 tahun. Namun, Chen Yufei telah menjadi rival utama Sindhu dalam beberapa musim terakhir berkat gaya permainannya yang mengandalkan lob dan kontrol bola yang baik.

Dalam lima pertemuan terakhir mereka, Chen Yufei berhasil mempertahankan rekor sempurna melawan Sindhu. Pertandingan terakhir mereka berlangsung di Indonesia Masters musim ini, di mana Chen Yufei berhasil menyapu bersih pertandingan hanya dalam waktu 42 menit.

Artikel Terkait