Manajemen Hangtuah Jakarta mengambil keputusan yang cerdas demi meningkatkan performa dan prestasi tim dengan mengirim Yohanes Kristian beserta tim pelatihnya ke Australia. Setelah memperkenalkan susunan pelatih yang baru, langkah ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi tim.
Yohanes Kristian, yang saat ini menjabat sebagai kepala pelatih interim, akan memimpin delegasi tersebut. Ia akan didampingi oleh dua asisten pelatih, Moosa Permadi Hantijono dan Hendrikus Andi Anggriyanto. Selain itu, Danzel Hartono selaku Direktur Operasional Hangtuah juga turut serta dalam rombongan ini.
Pembelajaran dari Perth Wildcats
Mereka dijadwalkan untuk mengikuti rangkaian pelatihan bersama klub Perth Wildcats. Pemilihan Perth Wildcats sebagai tempat belajar bukan tanpa alasan, mengingat klub ini memiliki pengalaman yang panjang dalam kompetisi basket profesional di Australia. Wildcats dikenal sebagai salah satu tim paling sukses dalam sejarah National Basketball League (NBL) dengan koleksi 10 gelar juara.
Kunjungan ini juga bertepatan dengan periode persiapan Perth Wildcats menuju NBL Blitz 2026, sebuah turnamen pramusim yang menjadi bagian dari persiapan klub-klub NBL sebelum memasuki musim kompetisi 2026-2027 yang dimulai pada pertengahan September. Hal ini memberikan kesempatan bagi tim pelatih Hangtuah untuk mengamati langsung proses persiapan sebuah klub profesional sebelum memulai musim.
Persiapan Lanjutan di Bandung
Kunjungan ke Australia merupakan bagian dari persiapan Hangtuah setelah penunjukan Coach Bombom sebagai kepala pelatih interim. Setelah menyelesaikan agenda di Australia, tim Hangtuah juga dijadwalkan untuk menjalani training camp di Bandung pada awal September, sebagai langkah lanjutan dalam persiapan mereka.