James Harden memukau dalam pertandingan pramusim, mencetak 24 poin hanya dalam waktu 26 menit saat Cleveland Cavaliers mengalahkan Orlando Magic dengan skor 119-105 pada malam Minggu (11/10). Dengan hasil ini, Cavaliers mencatatkan rekor 1-1 di pramusim, menjelang dimulainya musim reguler yang hanya tinggal dua pekan lagi di Philadelphia.
Setelah melewatkan pertandingan sebelumnya melawan Boston Celtics akibat cedera pergelangan kaki, Harden kembali dengan penampilan yang luar biasa, seolah tidak ada cedera yang mengganggu. Ia langsung memperlihatkan kemampuannya saat debut di musim 2026-2027.
Strategi Pelatih untuk Kebugaran Tim
Di bawah arahan pelatih Kenny Atkinson, Harden bersama dengan pemain inti lainnya tetap dimainkan hingga babak kedua. Pendekatan ini bertujuan untuk meningkatkan kebugaran tim menjelang musim reguler. Lima pemain lain dari Cavaliers juga memberikan kontribusi signifikan dengan mencetak poin dua digit, yang membantu memperlebar keunggulan tim hingga 18 poin di paruh kedua pertandingan.
Orlando berusaha mengejar di awal kuarter ketiga dengan mencetak 14-3, namun Harden berhasil menghentikan momentum tersebut dengan tembakan melompat yang menjadi keranjang terakhirnya sebelum keluar dari lapangan pada menit ke-2:30 kuarter ketiga.
Pujian untuk Harden
"Dia membuat permainan terlihat sangat mudah," puji Atkinson mengenai penampilan Harden. "Kemampuannya untuk meningkatkan performa rekan setim adalah pujian terbesar yang bisa diberikan." Sebagai MVP NBA 2018, Harden yang baru saja menandatangani kontrak tiga tahun dengan Cavaliers pada bulan Agustus lalu, tetap menunjukkan bahwa ia adalah pemain bertaraf All-Star. Meskipun memasuki musim ke-37, produktivitasnya di musim lalu dengan rata-rata 23,6 poin, 4,8 rebound, dan 8,0 asis per pertandingan masih menunjukkan kemampuannya yang luar biasa.
Cavaliers dijadwalkan untuk bertandang ke Orlando dalam laga pramusim terakhir pada Selasa malam waktu setempat, menutup rangkaian persiapan mereka sebelum musim reguler dimulai.