Jorge Martin, pembalap dari Aprilia Racing, mengungkapkan harapannya agar timnya dapat menunjukkan performa yang lebih konsisten pada paruh kedua musim MotoGP mendatang. Ia merasa kecewa setelah hanya mampu menyelesaikan balapan di posisi kelima pada MotoGP Jerman yang berlangsung pada Minggu (12/7) di Sirkuit Sachsenring.
Martin berharap dapat menutup paruh pertama musim dengan hasil yang lebih baik, namun kecepatan motornya tidak sesuai harapan. Ia mencatat bahwa hasil tersebut menunjukkan bahwa performa Aprilia tidak sekuat di awal musim dan perlu meningkatkan konsistensi. "Saya rasa sekarang kita sudah cukup jauh dari motor yang kita gunakan di paruh pertama musim di Austin, di Brasil, di Le Mans. Saya melihat bahwa pembalap lain lebih stabil dengan motor mereka. Mereka tahu apa yang mereka miliki, dan mereka hanya melaju," ungkap Martin.
Pentingnya Penyesuaian Motor
Martin menjelaskan bahwa timnya selalu berusaha menyesuaikan motor dengan karakteristik trek yang berbeda untuk mendukung performanya. Namun, ia meragukan apakah pendekatan ini adalah cara yang tepat untuk Aprilia. "Saya rasa cukup menganalisis apa yang berhasil ketika saya cepat, dan apa yang tidak berhasil ketika saya lambat, lalu memulai paruh kedua musim ke arah itu. Itu saja," tambahnya.
Persiapan untuk Paruh Kedua Musim
Martin menekankan pentingnya kerja keras selama musim panas, dengan sedikit waktu istirahat. Ia berkomitmen untuk berusaha lebih kuat di paruh kedua musim ini. "Kerja keras selama musim panas, tidak banyak hari istirahat, jujur saja, dan berusaha untuk lebih kuat di paruh kedua musim," tutupnya.