Kebersamaan Juan Laurent dengan RANS Simba Bogor telah berakhir secara resmi. Meskipun penampilannya di lapangan terbilang memuaskan, manajemen tim yang dimiliki oleh Raffi Ahmad memutuskan untuk melepaskannya.
Pemain ini sebelumnya bergabung dengan RANS setelah meninggalkan Satria Muda pada 30 Maret lalu. Saat itu, Juan dilaporkan menginginkan pertukaran pemain, sehingga manajemen Satria Muda sepakat untuk mengirimnya ke Bogor dengan imbalan Rheza Butarbutar dan Fernando Fransco Manansang.
Performa di IBL
Melihat penampilannya di IBL GoPay 2026, tampaknya Juan tidak lagi menjadi pilihan utama bagi tim yang dilatih oleh Djordje Jovicic. Waktu bermainnya mengalami penurunan drastis, bahkan tidak mencapai 10 menit per pertandingan. Kontribusinya juga tercatat paling rendah dalam karirnya, dengan rata-rata 1.9 poin, 1.2 rebound, dan 1.0 assist per pertandingan. Selama bersama Satria Muda, Juan tampil dalam 11 pertandingan.
Sementara itu, saat bermain untuk RANS, Juan berpartisipasi dalam tujuh pertandingan di musim reguler dengan rata-rata 4.3 poin, 3.7 rebound, dan 1.4 assist per pertandingan. Ia juga bermain dalam dua laga Playoffs, di mana ia mencatatkan kontribusi 3.0 poin, 2.0 rebound, dan 1.0 steal per pertandingan. Oleh karena itu, keputusan RANS untuk tidak melanjutkan kontrak dengan Juan cukup mengejutkan.
Pernyataan RANS dan Prestasi Juan
Pihak RANS tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai keputusan tersebut, namun mereka mengumumkan di Instagram bahwa, "Atas pertimbangan yang mendalam, pada hari ini RANS Simba Bogor dan Juan Laurent sepakat mengakhiri kerjasama."
Juan adalah seorang shooter berpengalaman di IBL, memulai karirnya pada musim 2016-17 dan tetap bersama Satria Muda hingga pertengahan musim IBL GoPay 2026. Ia berhasil meraih penghargaan Rookie of the Year pada tahun 2017 dan telah menjadi juara IBL tiga kali, yaitu pada tahun 2018, 2021, dan 2022. Selain itu, ia juga terpilih sebagai IBL All-Star pada tahun 2023.