Pembalap KTM Red Bull, Pedro Acosta, sempat merasa cemas akan kemungkinan gagal meraih kemenangan pertamanya di ajang MotoGP Austria yang berlangsung baru-baru ini. Acosta mengalami dua kesalahan signifikan baik saat sesi sprint race maupun di warm-up. Mengingat bahwa ini adalah balapan terakhirnya di kandang KTM, ia bertekad untuk memberikan penampilan terbaik di lintasan.
Pada hari balapan utama, Acosta berhasil menghindari kesalahan yang sama dan akhirnya meraih kemenangan. "Kekacauan yang saya buat kemarin benar-benar sangat fatal. Begitu juga dengan hari ini [di sesi warm-up], karena saya sampai menghancurkan motor balap utama saya. Sejujurnya, saya merasa sangat ketakutan, karena saya benar-benar tidak ingin membuat kesalahan lagi di 'rumah' KTM. Namun bagaimanapun juga, kami berhasil mengatasinya. Saya sangat gembira dengan jalannya balapan tadi. Memang benar bahwa saya sedikit lebih kesulitan dibandingkan kemarin pada lap-lap awal," ungkap Acosta dalam wawancaranya dengan media setempat.
Menanggapi Tantangan di Awal Balapan
Acosta juga menambahkan bahwa Jorge, lawan balapnya, memberikan tekanan yang sangat besar di awal balapan, sehingga ia merasa kewalahan untuk mengejarnya. "Namun setelah itu, saya sekadar berusaha belajar dari kesalahan kemarin, dan mencoba untuk menjaga agar jarak waktu (gap) tidak melebar lebih dari yang seharusnya," lanjutnya.
Harapan untuk Musim yang Masih Panjang
Acosta berharap dapat melanjutkan tren positif ini hingga akhir musim. Ia menunjukkan semangat juang yang tinggi dalam perburuan gelar juara dunia, menegaskan bahwa ia belum menyerah dalam mencapai impiannya.